Cara Memilih Burung Parkit Yang Bagus Untuk Masteran

Penggemar burung paruh bengkok tentu saja sudah tidak asing lagi dengan salah satu burung yang berparuh bengkok kecil dengan corak warna yang indah ini.

Burung parkit yaitu burung yang habitat aslinya berasal dari Australia dan juga di negara asalnya burung ini dianggap menjadi salah satu burung hama.

Walaupun begitu, untuk para pecinta burung kicauan nusantara, burung parkit telah menjadi salah satu jenis burung primadona yang punya suara cecretan yang keras serta khas.

Untuk suara yang dipunyai oleh parkit yaitu cecretan kasar serta tajam. Jadi, banyak yang memanfaatkan burung parkit ini sebagai burung master.

Banyak sekali para pecinta burung kicau yang memilih burung parkit untuk menjadi memaster burung jenis lainnya.

Misalnya seperti Anis Kembang, burung Kacer, Murai batu, Cucak hijau, Kenari dan lain sebagainya.

Burung parkit suka sekali hidup berkoloni dan begitu mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Akan tetapi pada saat kita pegang khususnya burung yang begitu jarang berada dekat dengan manusia, maka tidak jarang akan berontak bahkan bisa menggigit.

Keadaan seperti ini merupakan reaksi wajar dan juga alami. Akan tetapi, sesudah kita mengetahui cara untuk menjinakkannya maka hal itu bisa berbalik keadaannya.

Burung cantik dengan paruh bengkok akan bisa bersahabat atau jinka dengan kita.

Kepandaian Burung Parkit

Selain menjadikan burung parkit menjadi burung masteran, ternyata burung yang berekor dengna bulu indah ini juga mahir menirukan suara burung lain.

Khususnya burung yang punya karakter suara mirip, yakni kasar dan juga tajam. Seperti halnya, Burung Lovebird, Cililin, Cucak Jenggot bisa ditirukan dengan baik oleh burung Parkit.

Akan tetapi jika burung parkit ini dilatih dengan baik dan benar. Tapi, untuk anda yang tertarik dan hendak memelihara burung parkit, lebih baiknya apabila mengetahui jenis atau tipe dari burung parkit yang bagus.

Kriteria pada saat memilih burung parkit yang bagus disini yaitu yang punya mental kuat. Yang pastinya memiliki suara cecretan yang terdengar keras, tajam, dan juga terdengar kasar.

Memilih Burung Parkit Yang Bagus

Memilih Burung Parkit Yang Bagus
Memilih Burung Parkit Yang Bagus

Parkit termasuk jenis burung yang begitu populer di luar negri. Hal ini terjadi sebab burung parkit memiliki suara yang khas kasarnya. Jadi begitu bagus jika dimasukkan pada jenis burung lain.

Kebanyakan dari burung parkit yang ada di pasaran dijual dalam kandang secara ombyokan.

Oleh sebab itu anda harus bisa memilih burung parkit yang bagus, agar mempunyai kicauan yang terdengar bagus dan cocok untuk dijadikan sebagai burung master.

1. Memilih Jenis Kelamin Parkit

Banyak dari para pecinta burung kicau yang menyarankan untuk mendapatkan suara crecetan burung parkit yang bagus. Maka dari itu, pilihlah burung parkit yang punya jenis kelamin betina.

Karena burung parkit betina pada umumnya memiliki kualitas suara yang sangat bagus dan juga lebih cerewet.

Meskipun begitu, suara parkit jantan tentu saja juga tidak akan kalah bagusnya dengan burung parkit yang betina. Selama burung parkit tersebut masih sehat dan juga gacor.

Lihat Tingkah Laku Parkit

Cara untuk membedakan burung parkit jantan dan betina yang lainnya yaitu dengan melihat gerak-gerik parkit saat didalam sangkar.

Pastinya ini begitu mudah dilakukan apabila hanya terdapat beberapa parkit saja yang ada dalam sangkar.

Akan tetapi apabila dalam sebuah kandang koloni, anda akan merasa kesulitan untuk membedakan burung parkit jantan dan betina.

Parkit dengan jenis kelamin jantan pada umumnya lebih dominan dan pemarah apabila ada parkit lain yang mendekatinya.

Burung parkit yang jantan juga gemar meloloh pada burung betina. Ini juga termasuk salah satu tanda atau ciri untuk membedakan antara burung jantan dan betina.

Mendengar Kicauannya

Langkah yang lain dalam membedakan burung parkit jantan dan parkit betina yaitu dengan cara mendengar suara kicauannya.

Parkit jantan suka sekali berkicau walaupun umurnya yang masih sangat muda.

Ini termasuk naluri seorang pejantan yang mana suara kicauan itu akan dipakai untuk burung betina pada waktu proses perjodohan.

Tidak heran apabila burung parkit jantan semakin gemar berkicau ataupun hanya sekedar ngriwik.

Tes Darah

Cara yang terakhir yang sangat efektif, akan tetapi jarang sekali dilakukan yaitu dengan cara melakukan tes darah.

Metode ini termasuk cara yang paling mudah untuk mengidentifikasi jenis kelamin. Dan dengan cara ini hampir tidak pernah salah atau bisa dipastikan benarnya.

2. Memilih Parkit yang Sehat dan Lincah

Dalam memilih burung parkit yang bagus harus mencari yang sehat dan juga lincah. Parkit yang bagus yaitu parkit yang sehat dan bisa diamati dengan kondisi fasesnya.

Burung parkit yang memiliki fisik sehat fasesnya punya ciri yang kecil, padat, dan juga tidak terdapat air.

Tak hanaya itu saja, burung parkit yang sehat bulu pada bagian kloakanya tampak bersih dan tidak ada kotoran ataupun bekas kotoran.

Burung parkit yang fisiknya sehat punya bulu yang rapi, lengkap dan bulunya juga tidak mengembang.

Sebaiknya anda juga harus memilih burung parkit yang punya perilaku aktif dari pada yang lainnya. Hal ini merupakan tanda jika parkit tersebut memang benar-benar kondisinya sehat.

3. Memilih Parkit yang Tidak Cacat

Parkit Tidak Cacat
Parkit Tidak Cacat

Dalam memilih burung parkit yang bagus sebaiknya tidak cacat. Parkit yang tidak punya tubuh yang cacat termasuk burung yang memiliki potensi menjadi burung master yang kualitasnya bagus.

Oleh sebab itu, pastikanlah anda tidak memilih burung parkit yang terdapat cacat. Pilihlah juga burung parkit yang terlihat indah dan mulus baik dari katuranggan atau dari warnanya.

4. Memilih Parkit yang Mempunyai Mental Bagus

Parkit yang punya mental bagus memungkinkan burung ini akan semakin rajin untuk berbunyi atau berkicau.

Cara mendeteksinya antara lain yaitu anda bisa mendekatkan telunjuk pada arah kandang serta perhatikan parkit mana yang akan memberikan respons jika dekat tangan anda.

Burung parkit yang mempunyai mental yang bagus pada umumnya akan langsung bisa merespon tangan anda dengan tampak tatapan matanya yang tajam.

5. Memilih Parkit yang Sering Mengeluarkan Suara Crecetan

Sebaiknya pilihlah burung yang selalu mengeluarkan suara atau kicauan crecetan pada waktu ada di dalam sangkar ombyokan.

Kemudian dimungkinkan jika burung tersebut memiliki kelebihan pada bunyinya. Dan pada umumnya akan lebih rajin daripada burung yang lainnya.

Oleh sebab itu, anda perhatikan dengan lebih teliti, hingga benar-benar menjumpai parkit mana yang kerap mengeluarkan suara crecetan.

Khususnya yang dapat membawakan dengan kicauan durasi yang panjang.

Dalam memilih burung parkit yang bagus untuk dijadikan masteran memang tidaklah mudah. Dibutuhkan ketelitian dan kejelian dalam memilihnya.

Demikianlah ulasan mengenai cara memilih burung parkit yang bagus untuk dijadikan sebagai masteran. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua yang ingin memelihara burung parkit di rumah anda.

Tinggalkan Komentar