Mau Beternak Kenari? Kenali 5 Jenisnya Berikut ini!

Sebelum beternak kenari, mari berkenalan dulu dengan 5 jenis kenari. Masing-masing jenis memiliki keunikan tersendiri, baik dari karakter suara maupun warna bulunya.

Bagi sebagian orang, beternak burung merupakan hobi yang menarik. Mengapa demikian? Kata pencintanya, memelihara burung di rumah dapat menghilangkan stres. Biasanya yang dipelihara adalah jenis burung berkicau. Misalnya, beo, jalak, cucak, love bird, dan kenari. Konon, suara tersebut menjadi penghibur di kala penat atau duka.

Adapun kenari tidak hanya memiliki kicauan dan warna bulu yang indah, tetapi juga mudah dijinakkan. Hal itu membuat para pencinta burung sulit untuk melewatkan kenari sebagai salah satu hewan peliharaannya di rumah.

Apakah Anda juga tertarik untuk memelihara kenari? Nah, sebelum Anda beternak kenari, ada baiknya berkenalan dulu dengan 5 jenis kenari berikut ini.

1. Kenari Yorkshire

Source - flickr
Source – flickr

Jika Anda ingin memelihara kenari yang bentuknya bagus, pilihlah jenis ini! Kenari yorkshire dikenal sebagai kenari postur. Jenis ini umumnya memiliki tubuh yang gagah, dada bidang, sorot mata tajam, kaki panjang, dan bulu mengilap.

Karena postur tubuh yang ideal, kenari jenis ini biasanya dipelihara untuk dijadikan indukan. Kenari yorkshire biasanya akan dikawinkan dengan kenari lokal. Pemelihara biasanya menginginkan kenari dengan tubuh gagah dan kicau merdu. Kenari jenis ini harganya cukup stabil dalam pasaran. Oleh karena itu, Anda tak perlu ragu untuk membawanya ke rumah.

2. Kenari Border

Jenis kenari ini memiliki tubuh yang kecil dengan panjang sekitar 14 cm. Hal tersebut tentu saja berbeda dengan yorkshire yang berbadan jangkung dan besar. Meskipun begitu, kenari ini dikatakan berkelas. Kemungilan dan warnanya yang indah menjadi daya tarik tersendiri. Kebanyakan kenari border berwarna kuning, tetapi ada juga yang putih dan cokelat.

Karena bertubuh kecil, kenari ini sangat lincah. Selain itu, suaranya juga sangat indah. Jika dilatih dengan tepat akan memiliki potensi menang saat dilombakan.

3. Kenari Roller

Source - youtube
Source – youtube

Kenari jenis ini berasal dari Jerman. Meskipun begitu, kenari ini juga dikembangkan di Belgia dan Belanda. Kenari ini juga bertubuh sangat mungil, hanya sekitar 7–8 cm. Jenis kenari ini memiliki gelembung suara pada dagu. Besarnya hampir sama dengan kepalanya.

Biasanya, alasan memelihara kenari jenis ini adalah suaranya yang merdu. Hal itu juga menjadi alasan pemberian nama ‘roller’ pada jenis ini. Roller berasal dari kata ngerol ‘suara tanpa henti yang dilakukan oleh burung dengan nada tinggi dan variatif’. Oleh karena itu, tipe ini dikenal sebagai kenari penyanyi. Unik sekali, kan?

4. Kenari Holland

Jenis ini sering dikatakan kombinasi antara roller dan border. Hal tersebut disebabkan jenis kicaunya yang merupakan perpaduan keduanya. Karakter suara kenari ini tebal, keras, dan bercengkok, serta kicaunya berulang-ulang.

Nama kenari holland bukan resmi dunia. Hanya di Indonesia saja disebut seperti itu karena kenari ini biasanya berasal dari Belanda. Biasanya kenari ini berwarna hijau, biru, kuning, oranye, merah, dan lainnya.

5. Kenari Lokal

Source - flickr
Source – flickr

Selain jenis kenari impor di atas, ada pula kenari lokal. Jenis ini merupakan hasil dari kawin silang kenari-kenari impor. Biasanya, kenari lokal memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping daripada yang impor.

Kenari lokal tergolong sangat aktif. Tenaganya banyak terkuras saat berkicau. Oleh karena itu, pemelihara harus menyediakan makanan bergizi untuk kenari ini. Pilihlah biji-biijian berkualitas serta tambahkan suplemen makanan jika diperlukan.

Nah, setelah Anda mengenal beberapa jenis kenari, silakan tentukan mana yang menjadi favorit. Jangan lupa, apa pun kenari yang dipilih, perhatikan perawatannya, baik itu makanan maupun kebersihannya. Selain itu, latihan yang tepat dan teratur akan membuat kenari Anda memiliki kicauan merdu. Selamat memilih kenari!

Tinggalkan Komentar