Makanan Jalak Suren agar Rajin Berkicau

Jalak suren adalah salah satu varian burung jalak yang disukai karena memiliki kicau yang merdu. Jalak suren jantan dan betina, keduanya sama-sama memiliki kicau merdu. Sampai-sampai, para pemelihara burung bingung untuk menentukan apakah akan memelihara jalak suren jantan atau betina.

Sebetulnya, baik jalak suren jantan maupun betina akan rajin berkicau dengan perawatan yang dan latihan tepat. Perawatan tersebut meliputi pemilihan kandang dan kebersihannya. Selain itu, makanan jalak suren juga harus diperhatikan agar kicaunya makin merdu.  

Makanan yang bergizi akan membuat jalak lebih sehat dan aktif. Jalak suren yang aktif berpotensi untuk dilatih berkicau dengan merdu.Nah, bagi Anda yang ingin memiliki jalak suren yang rajin berkicau. Berikut ini adalah makanan jalak suren yang perlu Anda perhatikan.

Pilih pisang kepok untuk jalak suren Anda

Source - wikipedia
Source – wikipedia

Berilah jalak suren buah-buahan seperti pisang atau pepaya agar gizinya terpenuhi. Pilihlah buah segar agar ialebih bersemangat untuk makan. Buah-buahan yang masih segar dan tidak lembek memudahkan jalak untuk mematuknya.

Salah satu jenis buah kesukaan burung jalak adalah pisang kepok. Pisang diketahui mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, asam folat, zat besi, dan fosfor yang bermanfaat bagi tubuhnya.

Dengan kandungan karbohidrat dalam pisang kepok, berat tubuh jalak suren akan bertambah. Selain itu, kandungan fosfor dan kalsium dalam pisang menguatkan tulang dan paruhnya . Vitamin A akan menajamkan penglihatan burung. Selain itu, pisang berkhasiat melancarkan pencernaannya.

Ada dua jenis pisang kepok yang bisa dipilih, yaitu pisang kepok kuning dan putih. Pisang kepok putih ukurannya lebih kecil dan teksturnya tidak selentur pisang kepok kuning, namun demikian pisang kepok putih tidak menyangkut di paruh saat dimakan.

Pilih pisang kepok yang matang di pohon. Pisang kepok yang dikarbit, kandungan gizinya lebih sedikit. Cukup berikan satu buah pisang kepok per hari. Beri juga buah segar lainnya seperti pepaya atau apel sebagai selingan agar jalak tidak bosan.

Berilah jangkrik atau kroto segar

Source - pixabay
Source – pixabay

Selain buah, makanan alami jalak suren adalah jangkrik. Jangkrik merupakan sumber protein bagi jalak. Protein bermanfaat sebagai sumber stamina agar rajin berkicau. Berilah 5 ekor jangkrik setiap pagi dan sore agar kebutuhan proteinnya terpenuhi. Jangan lupa membuang kaki jangkrik yang tajam untuk memudahkan pencernaan burung.

Jalak biasa hidup di alam bebas sehingga dapat memakan serangga sepuasnya. Saat menjadikannya hewan peliharaan, usahakan agar makanannya tercukupi seperti saat ia berada di alam bebas.

Selain jangkrik, Anda juga dapat memberikan telur semut rangrang atau kroto untuk memacu kicaunya. Kroto juga memiliki kandungan protein tinggi dengan kadar lemak rendah sehingga tidak menyebabkan jalak suren kegemukan.

Dengan tambahan kroto segar, jalak suren dapat berkicau dengan lantang dan nyaring. Akan tetapi, beri kroto secukupnya saja untuk sekali makan yaitu satu sendok makan per hari. Kroto yang tersisa dalam waktu lama bisa menyebabkan kandangnya menjadi bau.

Selain dua makanan alami di atas, Anda dapat menambahkan voer sebagai makanan jalak suren. Voer yang baik memiliki kadar protein 12–18 persen. Voer memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, yaitu protein, beraneka ragam vitamin, dan mineral.  Semua nutrisi tersebut sangat dibutuhkan oleh burung jalak suren.

Sebaiknya Anda tidak memberikan voer dengan merek berubah-ubah karena kemungkinan kadar proteinnya berbeda. Hal tersebut dapat menyebabkan bulu jalak suren rontok, berubah warna, atau memudar.

Dengan memberikan makanan sehat, jalak suren suren akan berkembang dengan baik dan berotak cerdas. Jalak suren yang cerdas akan menangkap bunyi-bunyi yang diajarkan kepadanya sehingga rajin berkicau. Selamat memelihara jalak suren.

Tinggalkan Komentar