Beragam Makanan Burung Pelatuk Yang Wajib Anda Tahu

Burung Pelatuk merupakan jenis burung liar yang juga bisa dijadikan sebagai burung peliharaan di rumah. Walaupun burung ini termasuk burung predator yang hidup di hutan bebas namun keunikannya banyak menarik perhatian para pecinta burung kicauan. Makanan burung Pelatuk di alam bebas berupa serangga.

Nah, pada saat Anda ingin memutuskan untuk memelihara burung Pelatuk ini, sebaiknya Anda harus bertanggung jawab untuk merawatnya dengan baik dan benar. Tujuannya, agar burung yang Anda pelihara bisa hidup lebih lama dengan kondisi fisik yang baik.

Makanan Burung Pelatuk
pixabay.com

Ragam Makanan Burung Pelatuk Saat Dipelihara

Untuk Anda semuanya yang ingin memelihara burung Pelatuk, maka ketahuilah terlebih dahulu berbagai jenis makanan yang cocok Anda berikan kepada burung predator ini.

1. Voer

Dalam perawatan harian burung Pelatuk, voer merupakan salah satu pakan utama bagi burung pelatuk yang wajib untuk Anda siapkan.

Voer ini bisa memenuhi kebutuhan harian tubuhnya. Sebab, di dalam voer terkandung banyak nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tubuhnya.

Di dalam voer biasanya sudah mengandung protein, karbohidrat dan juga mineral. Berbagai macam komposisi di dalamnya telah disesuaikan dengan kebutuhan burung. Terdapat  beberapa jenis voer dan merek yang bisa kita pilih di pasaran.

2. Kroto

Kroto merupakan telur dari semut rangrang yang memiliki banyak manfaat untuk burung. Telur dan anakan semut yang disebut dengan kroto ini bisa menjadi makanan alami bagi burung Pelatuk.

Selain itu, burung Pelatuk memang di alam liarnya suka sekali memakan semut semut yang bersarang di pepohonan yang dipatuknya.

Untuk perawatan harian, Anda bisa memberikan makanan burung Pelatuk berupa kroto yang kondisinya masih fresh dan tidak basi,

Kroto bisa tahan segar dalam waktu 2 hari. Untuk menyimpannya bisa ditaruh di wadah yang dialasi dengan daun pisang. Setelah itu, Anda bisa memasukkannya ke dalam kulkas.

Pemberian kroto ini hanya dijadikan sebagai makanan tambahan saja. Pemberiannya tidak boleh terlalu banyak. Cukup dengan memberikannya sebanyak 1 sendok makan per harinya.

Sebab, jika pemberian kroto terlalu banyak, dikhawatirkan burung Pelatuk Anda akan over birahi. Sebab, makanan burung Pelatuk saat dipelihara yaitu voer.

3. Ulat Hongkong

Ulat hongkong juga bisa dijadikan sebagai makanan tambahan burung Pelatuk yang Anda pelihara. Dengan diberikan ulat hongkong, diharapkan burung bisa menjadi lebih gacor dan bisa diisi masteran dengan suara kicauan jenis burung lainnya. Dengan begitu, suara burung ini bisa menjadi lebih bervariasi. Sama halnya dengan pemberian kroto, pemberian ulat hongkong juga harus dengan takaran yang tepat.

Anda bisa memberikannya 2 sampai dengan 3 kali seminggu. Jumlahnya cukup 3 sampai 5 ekor di setiap pemberiannya. Pemberian ulat ini juga bisa Anda sesuaikan dengan kondisi kebutuhan tubuh burung peliharaan Anda.

Perlu Anda ketahui, jika di dalam voer sebenarnya sudah terdapat campuran dari bahan ulat hongkong. Akan tetapi, kandungan ulat hongkong dalam voer burung pastinya hanya sedikit. Sebab, ulat hongkong tersebut sudah dicampur dengan bahan-bahan pakan yang lain.

4. Jangkrik

Jangkrik adalah serangga yang bisa dijadikan sebagai makanan ekstra untuk burung pelatuk. Akan tetapi, pemberian jangkrik biasanya bisa Anda berikan di setiap hari. Dalam satu harinya, burung Pelatuk peliharaan Anda sebaiknya maksimal memakan jangkrik dengan jumlah 5 ekor saja.

Sebelum memberikan jangkrik ke burung, terlebih dahulu Anda bisa membuang bagian yang tajam dan keras yang susah dicerna. Diantaranya seperti bagian kaki, kepala dan sayapnya. Sebab, bagian yang keras tersebut dikhawatirkan bisa merusak organ tubuh burung ini.

Dengan memberikan jenis makanan burung Pelatuk yang tepat dan sesuai takaran, sehingga burung peliharaan Anda bisa sehat dan gacor.

Update Info Terbaru