Konstruksi Kandang yang Ideal untuk Penangkaran Burung Jalak Bali

Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan penangkaran burung jalak bali adalah kecocokan kandang yang digunakan. Tidak jarang penangkar pemula sering mengalami kegagalan yang disebabkan oleh konstruksi kandang yang salah.

Jalak bali umumnya menyukai kandang yang tinggi karena sangat suka bertengger di dahan yang letaknya tinggi. Untuk itu, tinggi ideal kandang penangkaran minimal 2,5 meter. Meski tidak ada ukuran baku yang pasti, idealnya bagian dalam kandang dibuat dengan ukuran besar atau melebar supaya memudahkan proses perkawinan. Dalam kandang pun harus disediakan tempat pakan, tempat minum dan bak mandi. Di samping itu, kondisi kandang harus mudah terkena sinar matahari karena intensitas sinar matahari juga memengaruhi produktivitas perkawinan.

Pada dasarnya, konstruksi kandang untuk jalak bali tidak jauh berbeda dengan kandang burung jalak lainnya, umumnya mensyaratkan kondisi sebagai berikut:

  • Lokasi Kandang
Jalak Bali
Jalak Bali

Lokasi kandang yang ideal untuk jalak bali sebisa mungkin jauh dari keramaian dan suasananya juga tenang, aman, dan nyaman. Buatlah kandang penangkaran langsung menghadap ke timur sehingga jalak bali yang ditangkarkan akan mudah mendapatkan sinar matahari.

Kandang harus bebas dari gangguan binatang lain, seperti tikus, anjing, kucing, ular, dan juga serangga. Selain itu faktor cuaca akan memengaruhi kondisi kandang. Untuk itu, buatlah lantai kandang lebih tinggi posisinya dari tanah di luar kandang. Dengan demikian air hujan tidak akan masuk ke kandang.

Salah satu syarat lokasi yang disarankan adalah adanya pohon perindang di sekitar kandang penangkaran. Adanya pohon tersebut akan mendukung lingkungan kandang yang tentu disukai jalak bali karena menyerupai habitat aslinya. Fungsi lainnya, kandang yang memiliki pohon perindang akan membantu menghalangi terpaan angin kencang dan mengurangi terik matahari.

  • Ukuran Kandang
Source - delanggubirdfarm
Source – delanggubirdfarm

Selain letak kandang yang harus tinggi, pada dasarnya tidak ada patokan khusus untuk ukuran kandang. Hal terpenting adalah menciptakan kondisi supaya burung jalak bali merasa nyaman sehingga mudah berjodoh dan bertelur. Ukuran kandang bisa disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki.

Contoh ukuran kandang penangkaran untuk Burung Jalak Bali yang ideal yakni P 1,5-2 m  x  L 1-1,5 m dengan tinggi 2,5-4 m.

Kandang tersebut dapat diisi sepasang jalak bali yang memungkinkan keduanya bergerak bebas dan leluasa. Sebisa mungkin kondisi kandang harus alami supaya jalak bali lekas beradaptasi dengan lingkungan.

Adapun dinding kandang dan atap dapat dibuat dari kawat ram berukuran 1 sentimeter, dengan atap sebagian diberi penutup supaya teduh dan burung jalak bali mudah bersarang.

  • Hal-Hal yang Harus Ada Dalam Kandang
Sourcen - tokopediaa
Sourcen – tokopedia

Burung jalak bali akan mudah berjodoh dan bertelur jika di dalam kandang dilengkapi peralatan berikut:

1. Tempat Pakan dan Minum

Wadah untuk pakan dan minum dalam penangkaran sebaiknya mudah dibersihkan dari lumut dan kotoran. Disarankan berupa mangkuk plastik atau aluminium supaya tidak mudah berkarat dan tidak mudah bocor. Wadah tersebut diletakkan di tempat yang mudah terjangkau dan tidak terkena kotoran.

2. Tempat Bertengger

Tempat ini dimaksudkan supaya sepasang jalak bali bisa hinggap untuk bercengkerama dan sebagai tempat tidur saat malam tiba. Bisa menggunakan ranting pohon yang dahannya cukup keras, misal pohon asam jawa. Besar rantingnya pun disesuaikan dengan kaki jalak bali supaya bisa mencengkeram sempurna.

3. Sarang Bertelur

Karena jalak bali menyukai sarang yang tinggi, kotak sarang bisa dibuat dari kayu ataupun tripleks yang berukuran 25 cm x 25 cm x 35 cm. Letak idealnya adalah di pojok kiri atas kandang. Sebagai pelengkap sarang, bisa menggunakan sulur daun cemara kering yang bisa didapatkan dari berbagai kios burung.

Perlu diingat, selain konstruksi kandang untuk jalak bali yang memenuhi kondisi ideal, faktor lain adalah ketekunan dan kesabaran dari penangkar. Jika kandang penangkaran selalu dibersihkan dan dijauhkan dari gangguan luar, niscaya produktivitas jalak bali akan membuahkan hasil. Selamat mencoba.

Tinggalkan Komentar