Keunikan Burung Rambatan dan Habitatnya di Alam Liar

Banyak sekali jenis burung kicauan yang tersebar di alam ini. Salah satu burung kicauan yang memiliki keunikan tersendiri yaitu burung rambatan.

Burung Rambatan termasuk salah satu burung yang unik. Keunikan burung rambatan ini salah satunya karena sifatnya yang suka berjalan merambat pada kayu maupun di tepian sangkar.

Dengan demikian burung ini disebut dengan burung rambatan, sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan. Burung Rambatan atau Munguk Beledu ini nama latinnya adalah Sitta frontalis.

Rambatan merupakan burung yang habitatnya tersebar hingga pada ketinggian 1.500 di permukaan air laut. Burung ini juga punya suara yang terdengar dengan sangat tajam sekali.

Pas sekali untuk dijadikan master burung lain. Bahkan bisa saja suaranya akan menjadi andalan di arena perlombaan burung kicauan.

Keunikan Burung Rambatan

Keunikan Burung Rambatan
Keunikan Burung Rambatan

Ada keunikan burung rambatan yang menjadikan burung berparuh merah muda ini digemari banyak orang.

Diantaranya yaitu pada saat merambat pada pohon atau dahan pohon, sikapnya yang lain dengan burung lain.

Apabila burung lain seperti burung pelatuk akan berjalan dengan merambat dipohon dengan keadaan berdiri kepala di atas, akan tetapi burung rambatan ini mempunyai perilaku unik yaitu berjalan terbalik.

Yaitu dengan kepala dibawah baik vertikal ketika turun maupun horizontal di dahan yang rata. Bentuk paruhnya yang runcing digunakan untuk mencari makanan seperti halnya serangga di balik sela-sela kulit pohon yang dia hinggapi.

Apabila pada pohon tersebut dirasa susah didapat, maka burung rambatan akan pindah pada pohon yang berikutnya.

Keunikan burung rambatan lainnya yaitu memiliki suara yang khas. Seperti halnya pada suara crecetannya yang tajam dan juga besetan atau tembakannya yang kencang menjadikan burung ini banyak diburu untuk dijadikan sebagai burung masteran.

Suara crecetannya ini mirip dengan burung maestro cililin. Akan tetapi speednya tidak serapat dengan burung cililin tersebut.

Burung rambatan yang telah gacor, paruhnya akan tampak terbuka ketika berkicau. Pada bagian paruhnya dibiarkan nganga terbuka hingga menemukan titik jeda, baru tertutup.

Seperti jenis burung yang lainnya, burung rambatan gacor pada umumnya burung yang berkelamin jantan.

Dalam membedakan burung rambatan jantan dan betina ini termasuk mudah, sebab masing-masing mempunyai ciri khas yang membedakannya.

Habitat Burung Rambatan

Burung Rambatan ini kerap dijumpai di area perkebunan, perbukitan, rawa serta di hutan-hutan rendah lainya dan tersebar di negara Asia Tenggara, Sunda besar.

Selain itu juga dijumpai di Filipina, India, Semenanjung Malaysia serta di Indonesia Sendiri banyak tersebar di pulau Klaimantan, Sumatera serta di Pulau Jawa.

Perbedaan Jantan dan Betina

Burung jantan dan betina bisa diamati perbedaannya pada warna bulu yang melingkar pada bagia mata. Jika butung jantan akan mempunyai warna lingkar mata yang jelas.

Dan jika Beledu yang jenis kelaminnya betina warna samar. Kemudian pada burung Jantan mempunyai Garis hitam tepat di atas kedua matanya, lalu untuk yang betina tidak.

Makanan

Makanan Burung Rambatan
Makanan Burung Rambatan

Makanan utamanya yaitu voer halus, yang dicampur dengan kroto, ulat hongkong, ulat kandang, serta jangkrik kecil . Untuk makananya yang penting yaitu pada pemberian ulat hongkongnya jangan terlalu berlebihan jumlahnya.

Oleh sebab itu, berikan secukupnya saja. Misalnya 1 sendok makan voer halus yang telah dicampur dengan beberapa EF tersebut dalam takaran yang secukupnya juga.

Porsi tersebut diberikan pagi hari. Ketika sore hari, makanan yang tersisa sebaiknya dibuang, selanjutnya diganti pakan baru dengan porsi yang sama seperti pada saat pagi hari.

Tinggalkan Komentar