Karakteristik Burung Flamingo dan Keunikan Yang Dimilikinya

Flamingo merupakan jenis burung dengan kaki jenjang yang hidupnya secara berkelompok. Burung ini asalnya dari genus Phoenicopterus serta familia Phoenicopteridae.

Karakteristik burung flamingo memiliki leher dengan bentuk S ini memang populer cantik dan gayanya yang anggun. Tidak heran, di Amerika Serikat terdapat patung hewan ini yang kerap digunakan untuk menghias halaman belakang rumah.

Namun, ada banyak hal yang menarik dari burung yang menjadi burung nasional Kepulauan Bahama ini selain warna cantik dengan merah muda.

Habitat Burung Flamingo

Habitat dari burung ini terdiri dari wilayah danau dangkal yang besar, hutan bakau, laguna dan pulau-pulau berpasir. Flamingos juga dijumpai pada daerah yang hangat, dangkal serta berair.

Kemudian burung flamingo membutuhkan habitat yang sangat luas, seperti halnya muara serta danau garam ataupun alkali di Afrika, Asia, Amerika Tengah, Amerika Utara, Amerika Selatan, serta Eropa.

Burung flamingo ini gampang dalam beradaptasi ,burung ini bisa hidup pada daerah danau vulkanik panas, dan juga di danau es dari pegunungan Andes.

Sekelompok flamingo yang lepas landas menyuguhkan pemandangan yang benar-benar tampak luar biasa.

Burung ini mengumpulkan kecepatan dengan cara mengepakkan sayapnya secara terus-menerus selama burung sedang terbang. Sebuah kelompok bisa mencapai kecepatan 31-37 mph.

Burung-burung kerap melakukan migrasi dengan jarak yang begitu jauh antara lain perjalanan yang mencakup lebih dari 300 mil pada sebuah peregangan dalam waktus semalam.

Flamingo bisa bertahan hidup hingga 20 sampai 30 tahun di alam liar. Walaupun burung ini mungkin hidup hingga mencapai 50 tahun di penangkaran.

Ada 6 jenis flamingo sudah diidentifikasi. Antara lain, Greater Flamingo, James Flamingo, Lesser Flamingo, Andean Flamingo, Flamingo Chili serta Karibia Flamingo.

Flamingos merupakan burung terbesar dari seluruh spesiesnya. Serta bisa tumbuh hingga mencapai 5 meter. Kemudian karakteristik burung Flamingos Lesser yang paling kecil mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 3 meter.

Seperti yang telah diteliti di kebun binatang Philadelphia, jenis burung ini menampilkan kegiatan kelompok dengan jumlah ratusan burung yang selalu bekerjasama.

Kelompok ini biasanya menampilkan misalnya sayap hormat, kepala lesu, dan juga marching. Keindahan dari burung flamingo tidak pernah gagal dalam menarik perhatian manusia.

Dan semua itu termasuk alasan mengapa banyak orang hendak menjadikan mereka sebagai hewan peliharaan.

Karakteristik Burung Flamingo

Karakteristik Burung Flamingo
Karakteristik Burung Flamingo

Ukuran tubuh flamingo dewasa kurang lebih antara 36 sampai 50 inci tinggi, dengan lebar sayap kurang lebih 60 inci, dan berat mereka rata rata sekitar £ 8,75.

Akan tetapi, ini berbeda pada Spesies flamingo yang berbeda. Karakteristik burung flamingo ini punya tampilan khusus, misalnya seperti itu, dalam keadaan yang tertentu, burung flamingo akan berubah warna jadi merah muda. Burung ini punya leher panjang, berliku-liku, bagian kaki yang panjang.

Ini merupakan tanda jika burung yang satu ini memiliki pengaruh pada tengah kawanannya, menguasai diantara kelompok dan penguasa wilayah tersebut.

Bagian bulu juga dianggap jadi salah satu indikasi posisi sosial pemiliknya. Sebab bulu dapat berganti warna pada saat burung flamingo betina sedang bertelur.

Sehingga bisa diketahui mana yang berhasil berkembangbiak dan burung mana yang berpengaruh diantara kelompoknya.

Meskipun kita selalu menyaksikan burung ini warnanya merah yang cenderung berwarna merah muda. Sesungguhnya semua burung flamingo lahir dengan tubuh warna putih.

Keadaan yang menjadikan burung ini berubah menjadi merah muda yaitu makanan mereka yaitu udang.

Kandungan pigmen karoten yang terdapat dalam udang, siput dan juga ganggang yang menjadikan makanan flamingo menjadikan badannya berubah warna.

Species Burung Flamingo

Empat dari 6 spesies burung flamingo yang masih ada sekarang ini sudah terancam punah. Sebab dataran rendah basah yang menjadi habitat mereka telah terancam oleh bermacam aktivitas manusia khususnya akibat pertambangan.

Sebagian besar flamingo hidup pada alam liar di sekitaran sumber air di area padang rumput. Dan pada umumnya area ini sangat terisolasi, sulit untuk dijangkau.

Sebagai jenis burung yang gemar hidup berkelompok, flamingo memiliki banyak kegiatan sosial.

Antara lain sesamanya seperti dengan mengembangkan bagian sayap dan juga memamerkan seperti apa kuat warna merah di bagain bulunya serta betapa indah gambaran itu.

Cara Hidup Flamingo

Sebagian besar flamingo hidup dengan cara berkelompok. Langkah hidup ini dipilih menjadi bentuk perlindungan.

Karena pada saat mengambil makanan, burung yang tinggal pada wilayah danau pada daerah yang iklimnya panas ini harus mencelupkan kepalanya pada air.

Jika tidak hidup berkelompok, dapat terjadi burung ini dimakan pada saat dia akan mengambil makanannya.

Tak hanya bentuknya yang unik dengan bagain kakinya yang sangat langsing, flamingo juga memiliki paruh yang bisa dibilang tidak biasa.

Paruhnya ini tidak hanya memiliki fungsi untuk menjepit makanan. Akan tetapi juga untuk menyaring air serta lumpur yang ada pada saat dia mengambil makanan. Tugas ini dikerjakan menggunakan sejenis sisir yang terdapat di dalam paruh burung flamingo.

Burung Flamingo menyaring air guna memperoleh makanan berupa udang. Paruh mereka yang memiliki bentuk seperti itu beradaptasi guna menyaring air serta lumpur untuk memperoleh makanan.

Struktur lamellae, yang juga ada dalam burung akuatik penyaring makanan yang lainnya, ada pada paruh mereka serta membantu proses penyaringan.

Warna merah muda cerah pada bulunya disebabkan beta karoten yang ada pada makanan mereka. Udang serta alga biru-hijau yaitu sumber beta karoten yang umum diperoleh burung flamingo.

Keunikan Burung Flamingo

Keunikan Burung Flamingo
Keunikan Burung Flamingo

Terdapat banyak hal yang menjadikan burung flamingo tampak istimewa dan juga populer. Siapa saja pasti terpesona dengan bulu warna merah jambu burung flamingo.

Bukan hanya itu, hewan satu ini juga memiliki kebiasaan yang unik. Mereka suka tidur sambil berdiri di atas satu kakinya serta menyusupkan kepala pada tubuhnya.

Tapi kadang juga kehilangan keseimbangannya. Misalnya seperti membersihkan bulu ataupun mengeluarkan suara. Tingkah laku ini termasuk upaya flamingo dalam mengurangi kelelahan pada otot.

Sebab burung itu terlihat bediri bergantian dengan satu kaki dan yang lainnya. Terkadang flamingo yang sudah mati pun masih terlihat keadaan berdiri di atas satu kaki tanpa ada bantuan eksternal.

Burung ini punya teknik berburu makanan yang menarik yakni dengan cara dengan mengaduk lumpur serta air dengan kaki panjang dan juga kaki yang berselaput.

Burung flamingo hidup dengan cara berkelompok yang dinamakan sebagai kawanan ataupun koloni. kelompok yang besar memberikan keselamatan pada predator (flamingo punya beberapa predator alami).

Khususnya pada waktu mereka makan dengan menggunakn kepala mereka di bawah air. Mereka saling berbagi tanggung jawab yang sama dalam mengasuh anaknya.

Flamingo dengan jenis kelamin jantan serta betina bersama-sama membangun sarang, selanjutnya burung yang betina akan meletakkan satu butir telur.

Sesudah 30 hari inkubasi, yang dilakukan dengan cara bergiliran menetaslah telur untuk menghasilkan anak flamingo yang bulunya berwarna abu-abu atau warna putih.

Flamingo menciptakan sarang dengan bentuk kerucut dari lumpur, kerang, rumput serta dengan kerikil. Sesudah telur menetas, induknya akan memberi anak-anaknya susu khusus yang warna merah dan bergizi tinggi.

Tinggalkan Komentar