3 Jenis Murai Borneo dan Karakteristik yang Dimilikinya

Murai Borneo adalah jenis burung Murai Batu yang berasal dari pulau Kalimantan. Sebagian besar penghobi burung banyak yang mencari jenis burung kicauan ini, baik untuk dijadikan peliharaan maupun dibudidaya. Ada beberapa jenis Murai Borneo yang bisa Anda jumpai. Karakter yang paling terlihat dari burung ini yaitu suaranya yang ngeroll dan memiliki tingkah laku yang agresif ketika berkicau.

flickr.com

Mengenal Jenis Murai Borneo Dengan Ciri Khas yang Mirip

Ada 3 jenis Murai Borneo yang bisa dijumpai di Indonesia ini. Untuk membedakan jenis satu dengan yang lainnya memang cukup sulit. Sebab, ciri khas satu dengan yang lainnya memiliki kemiripan.

Meskipun sulit dibedakan, namun jika diperhatikan baik-baik ada ciri khusus yang bisa dijumpai pada tiap-tiap jenis burung murai ini.

Burung Murai Palangka

Murai Palangka merupakan salah satu jenis Murai Borneo yang memiliki ciri fisik hampir sama dengan Murai Batu Lampung. Apabila diamati secara fisik, burung ini terdapat banyak variasi perbedaan, dari mulai gradasi warna bulu, warna kaki, juga panjang ekornya.

Ciri khas dari burung Murai Batu Palangka ini diantaranya yaitu memiliki tubuh yang berukuran sedang dengan bentuk agak panjang. Lalu, untuk ukuran panjang ekornya yaitu 15 sampai 18 cm. Bulu dada burung ini juga ada variasi warna coklat.

Gaya bertarung dari jenis Murai Borneo ini sama halnya seperti Murai Borneo jenis lainnya, Perilaku yang diperlihatkan yaitu burung Murai Batu ini akan mengembangkan bulu dadanya pada saat bertarung.

Burung Murai Batu Banjar

Banyak para pecinta burung yang mencari burung ini untuk dijadikan jenis burung lomba. Ini semua pastinya disebabkan karena Murai Batu Banjar memiliki sifat fighter yang dinilai sangat agresif.

Antara habitat satu dengan yang lainnya, burung ini memiliki perbedaan pada ciri fisik. Mulai dari warna bulu dada, warna kaki, sampai dengan panjang ekor yang berbeda-beda.

Akan tetapi, secara umum perbedaan dari burung Murai Batu Banjar dengan Murai Batu Palangka bisa dilihat dari warna bulu dadanya yang tampak lebih cerah dan ekor yang lebih pendek jika dibandingkan dengan Murai Batu Palangka.

Panjang ekor burung ini yaitu sekitar 10 sampai 13 cm, namun ada juga yang memiliki ekor dengan panjang rata-rata 15 cm.

Burung Murai Batu Mahkota

Burung Murai Batu Mahkota atau yang dikenal dengan Murai Kepala Putih ini merupakan jenis Murai Borneo yang habitatnya berada di kawasan mulai Kalimantan Barat sampai dengan Kalimantan Utara termasuk Malaysia. Ciri khas burung ini memang mirip dengan Murai Batu Banjar.

Hal yang membedakannya dengan burung Murai Batu Banjar hanyalah cleret putih yang ada pada bagian kepalanya saja. Semuanya memiliki karakteristik yang cukup identik, dari mulai warna bagian dada, postur tubuh, gaya tarung sampai dengan sifat fighternya yang dinilai cukup agresif.

Ukuran tubuh burung Murai Borneo ini bisa dikatakan cukup kecil atau sedang. Panjang ekornya yaitu antara 10 sampai dengan 13 cm. Untuk variasi warna bulu pada bagian dada coklat sampai dengan coklat muda. Pada bagian kakinya berwarna hitam pekat, coklat kehitaman, serta coklat kemerahan.

Ketika sedang bertarung, gaya burung ini juga cenderung mirip ke Murai Batu Banjar. Sebab ketika sedang tarung burung murai ini juga mengebangkan seluruh bulu dada warna coklatnya sampai ke batas leher dan terlihat membentuk bulat.

Tiga jenis Murai Borneo tersebut juga memiliki suara yang khas dan banyak diminati oleh para pecinta burung kicauan. Dengan perawatan yang baik dan dilatih, burung ini bisa memiliki kicauan berkualitas.

Komentar