2 Jenis Burung Yang Hidup Di Rawa dan Karakteristiknya

Banyak sekali jenis burung yang tersebar di dunia ini. Jenisnya memang bermacam macam sesuai dengan jenis makanannya, habitatnya dan daerah asalnya. Dari masing masing jenis burung tersebut pastinya memiliki keunikan tersendiri.

Misalnya saja burung pemakan madu atau nektar, burung tersebut biasanya memiliki keunikan dari bentuk paruhnya dan gaya terbang saat menghisap madu.

Sedangkan burung yang tidak bisa terbang juga memiliki keunikan yang pada umumnya ukurannya besar dan bagian sayapnya juga kecil. Untuk kali ini akan membahas mengenai jenis burung yang hidup di rawa beserta dengan ciri cirinya.

1. Burung Sepatu Jengger

Jenis Burung Yang Hidup Di Rawa
Jenis Burung Yang Hidup Di Rawa

Burung sepatu jengger merupakan jenis burung yang hidup di rawa dengan ciri khas berukuran agak kecil dengan panjang sekitar 23 cm. Jenis burung ini bulu berwarna hitam dan juga berwarna putih. Pada bagian kepalanya terdapat jengger sesuai namanya dengan warna merah.

Pada daerah mahkota, punggung , tungging, bagian ekor, dada dan juga bagian sisi pada lambung warnanya hitam. Akan tetapi pada bagian tenggorokan berwarna putih, warna leher dan sisi muka kuning keemasan dan juga bagian perut putih.

Paruhnya berwarna hitam pada ujung kemudian pangkal warnya merah dan kaki abu-abu. Suaranya juga mirip seperti bunyi seruling. Penyebaranya terd apatdi Australia, daerah yang berada di jalur Wallacea, dan Kalimantan di bagian tenggara.

Pada umumnya burung ini suka berjalan di atas air, biasanya di daun teratai di daerah kolam atau danau kecil sembari mencari makan.

Habitat dan Perilaku

Untuk burung-sepatu jengger menghuni rawa dan lahan pasang surut dan juga menghuni lahan basah air tawar yang punya tipe vegetasi yang mengapung di permukaan air.

Sering terlihat saat berjalan di atas tumbuhan air yang mengambang mencari makan berupa biji-bijian dan serangga air. Sarang burung ini berada di atas vegetasi air yang mengambang.

Sedangkan jumlah telur pada umumnya empat butir berwarna cokelat pucat bercoret hitam yang dierami oleh induknya yang jantan.

Di pulau lombok jarang sekali bisa dijumpai jenis burung ini. Sebab habitat yang cocok dengannya telah dijadikan lahan produktif. Dalam sebuah pengamatan hanya tampak ada 2 ekor saja yang terlihat sedang mencari makan di atas permukaan tumbuhan air enceng gondok di tepian kolam dengan luas hampir 2 hektar.

Burung sepatu jengger juga merupakan enis burung pendatang di lombok, hanya singgah sebentar saat bulan tertentu sehingga kesempatan untuk mengamatinya harus pada waktu yang tepat yaitu sekitar bulan februari.

2. Burung Tiker

Burung Tiker
Burung Tiker

Burung Tiker yang memiliki nama latin Metopodius indicus merupakan sejenis burung yang hidup di rawa. Akan tetapi, burung ini tidak mempunyai kemampuan untuk berenang.

Meskpun begitu burung ini punya kelebihan yaitu memiliki kemampuan untuk berlari dan juga berjalan di atas tanaman yang mengapung di atas permukaan air.

Dan pada saat memasuki masa kawin, burung tiker yang jantan ini akan memamerkan bulu ekornya yang panjang dan indah untuk memikat hati burung tiker dengan jenis burung tiker yang betina.

Kebiasaan ini juga sudah sering dilakukan oleh jenis burung yang lainnya. Sebab burung jenis kelamin jantan pastinya mempunyai cara tersendiri untuk menarik hati pasangannya.

Ciri Khas Burung Tiker

Burung tiker ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis burung lainnya, akan tetapi hampir mirip dengan jenis burung air yang lainnya. Burung tiker memiliki kaki dengan bentuk yang ramping dan juga panjang.

Selain itu untuk bagian kuku pada jari-jari kaki burung tiker ini juga sangat panjang. Jenis burung yang hidup di rawa ini pada bagian bentuk kakinya berguna sekali untuk menopang berat badannya di atas tanaman yang ada di air.

Tinggalkan Komentar