4 Jenis Burung Walet dan Ciri KhasnyaYang Harus Anda Ketahui

Terdapat beberapa jenis burung walet yang dikenal di negara kita Indonesia dan Malaysia yang dapat menghasilkan sarang. Di Indonesia dan Malaysia diperkirakan ada 6 jenis burung walet.

Beberapa jenis tersebut dapat dibedakan dengan fitur/ciri berdasarkan ukuran tubuh, warna bulu, suara, perilaku dalam membuat sarang dan bahan dasar digunakan dalam membuat sarang.

Jenis Burung Walet
Jenis Burung Walet

Burung walet atau Collocalia vestita termasuk burung dengan sayap meruncing, berekor panjang, berwarna hitam. Yang mana pada bagian bawah badannya berwarna coklat.

Burung walet hidup di pantai serta daerah kota dimana ia menghuni gua atau ruang besar seperti atap kosong secara alami. Lalu burung walet bersarang dengan berkelompok atau bergerombolan dalam jumlah banyak dengan sarang dari air liurnya.

1. Burung Walet Besar

Jenis Burung walet ini warnanya hitam dengan warna bulu bagian bawah coklat gelap. Bagian bulu ekor sedikit bercelah. Suaranya keras serta nyaring. Ini termasuk jenis burung walet yang ukuran paling besar dibandingkan dengan jenis Burung walet lainnya.

Panjang tubuhnya sekitar 16 centimeter yaitu diklasifikasikan sebagai besar. Oleh karena memiliki ukuran badannya yang lebih besar maka burung walet jenis ini mampu terbang lebih tinggi dan lebih cepat.

Saat ia terbang biasanya ia menyambar serangga – serangga kecil yang mana itu menjadi makanannya. burung walet besar lebih suka bersarang di lubang. Sarangnya pada umumnya memang tidak dapat dimakan.

Sarangnya ini berbentuk seperti mangkok dimana itu dibuat dari campuran akar – akar tumbuhan, lumut dan jenis serat. Apabila dibandingkan dengan burung walet jenis lain, sarang burung walet besar diklasifikasikan sebagai sarang yang kotor serta berserat.

2. Burung Walet Putih

Burung Walet Putih
Burung Walet Putih

Jenis burung walet ini memiliki sarang berwarna putih. Bulu burung walet ini warnanya cokelat kehitam – hitaman dengan bulu bagian bawah kelabu ataupun coklat. Lalu pada bagian ekor ia memiliki bulu ekor sedikit bercelah.

Suaranya adalah nyaring tinggi. Ukuran burung walet ini tubuhnya sederhana besar sekitar 12 centimeter. Matanya berwarna coklat gelap dengan paruh hitam dan juga warna kaki hitam.

Burung Walet Putih punya jenis sayap yang lebih kokoh dan cara terbangnya juga lebih kuat. Selain itu juga lebih suka mencari makan dekat pohon-pohon tinggi yang ada banyak serangga kecil.

Burung Walet putih ini juga biasa terbang ke dalam air untuk mandi dan juga untuk minum dan kemudian burung walet ini akan terbang lagi.

Sarang burung walet ini semua terbuat dari air liur maka dari itu harganya sangat mahal dan sering dicari. Telurnya berwarna putih, berbentuk memanjang dimana ia bertelur sebanyak 2 biji saja.

3. Burung Walet Sarang Hitam

Burung walet Sarang Hitam jenis ini punya warna bulu coklat atau sedikit hitam dengan bulu ekornya berwarna coklat kelabu. Bagian bulu ekor bercelah sedikit dan burung walet ini punya jenis kaki yang ada bulu merata.

Dari segi ukuran tubuh itu burung walet ini termasuk berukuran sebagai burung walet sedang. Panjang tubuhnya sekitar 12 centimeter. Matanya berwarna cokelat tua dengan paruh hitam dan kaki berwarna hitam.

Walet Sarang Hitam ini juga memakan serangga – serangga kecil yang disambarnya saat terbang. Jenis burung walet ini suka bersarang dan lebih meyukai pada gua-gua kapur.

Jika ia sudah bertelur biasanya hanya sebiji saja satu sarang. Warna telurnya putih yang berbentuk memanjang. Musim kawinnya sama dengan burung walet putih.

4. Burung Walet Gunung

Jenis burung walet gunung warnanya hitam, namun warna ekornya abu-abu kehitaman. Bulu ekor burung walet gunung bercelah dalam. Kemudian pada bagian kakinya sedikit berbulu atau tidak punya berbulu sama sekali.

Selanjutnya suaranya khas suara burung walet yg sangat nyaring. dari segi ukuran tubuhnya dapat dikategorikan sebagai jenis burung walet Besar dengan ukuran panjang kurang lebih 14 centimeter.

Burung walet jenis ini terbang berkelompok dengan cepat dekat pada tebing atau puncak gunung. Serangga – serangga kecil makanannya disambar sewaktu burung ini terbang. Sarangnya dibuat pada celah-celah batu dan biasanya sarang dibuat pada bekas kawah gunung.

Tinggalkan Komentar