Jenis Burung Takur dan Karakteristiknya Terlengkap

Burung takur termasuk jenis burung berukuran kecil, akan tetapi burung ini memiliki paruh yang besar dan kuat. Sebab, burung ini memang kerabat dekat pelatuk.

Sedangkan untuk kebiasaannya pun sama, yaitu membuat lubang pada pohon untuk bersarang. Burung Takur ni juga mempunyai susunan jari yang janggal yaitu dua jari ke depan dan dua ke belakang. Takur juga termasuk jenis burung kicauan non lomba.

Jari tersebut bermanfaat untuk bergantung pada batang pohon vertikal. Perbedaannya jika burung pelatuk atau platuk sukamakan serangga. Namun, burung takur memakan buah-buahan, biji, serta bunga, khususnya menyukai buah ara kecil.

Jenis Burung Takur

Jenis Burung Takur
Jenis Burung Takur

Hampir dari seluruh jenis takur memiliki kebiasaan duduk diam untuk waktu yang lama di puncak pohon, mengeluarkan suara monoton yang keras danjuga berulang. Ada beberapa jenis burung takur yang dapat kita jumpai, antara lain adalah sebagai berikut.

Burung Takur Tutut

Takur tutut atau Megalaima rafflesii jika bahasa Inggris dinamakan Red-crowned Barbet dan jika dalam bahasa Melayu dinamakanTakor Kepala Merah. Ukuran burung ini bisa dikatakan sedang, yaitu antara 25 cm.

Untuk bulunya dominan berwarna hijau dan memiliki campuran warna biru, rnerah, hitam, dan kuning pada kepala dan seluruh mahkota berwarna merah.

Ciri khasnya takur tutut yaitu pada bagian tenggorokan hitam dan bercak kuning pada bagian pipi. Burung usia remaja berwarna lebih suram.

Dengan bagian iris cokiat, paruh hitam, kaki abu-abu, burung ini memiliki suara ketukan dua nada yang dalam. Setelah beberapa waktu disusul sepuluh-dua puluh ketukan “tuk” yang cepat sekitar tiga kali per detik.

Dengan penyebaran global pada Semenanjung Malaysia, Sumatera, serta Kalimantan. Dan secara umum menyebar pada hutan dataran rendah di bawah ketinggian 800 m.

Burung Takur Gedang

Burung Takur Gedang
Burung Takur Gedang

Jenis burung takur ini berukuran besar yaitu 30 cm. Untuk tubuhnya dominan berwarna hijau, dahi serta mahkota belakang burung takur gedang berwarna merah. Sedangkan bagian mahkota depan coklat-kuning kotor, bercak pipi kuning emas.

Untuk jenis burung takur yang hidup di Kalimantan pada pipi dan alis berwarna hitam. Lalu untuk yang hidup di Sumatera coklat kotor. Pada umumnya, bagian dagu abu-abu kotor, dibatasi warna biru serta lembayung dan pada saat remaja berwarna lebih suram.

Denganiris berwarna coklat, paruh hitam, kaki abu-abu, takur gedang punya suara yang keras, merdu “kutak-kutak-kuta” kurang lebih 70 nada per menit.

Terdapat getaran bernada tunggal rendah, berulang setiap 20-40 detik, dimulai dengan perlahan selanjutnya lebih cepat pada akhir nyanyian.

Penyebaran dari jenis burung ini yaitu Semenanjung Malaysia, Sumatera, serta Kalimantan. sedangkan secara umum hidup di hutan yang tinggi hingga pada ketinggian 1.500 m, tetapi lebih sering terdengar daripada terlihat.

Kebiasaan dari burung takur yang khas terdapat pada tajuk atas, di hutan-bukit di Kalirnantan dan hutanì dataran rendah di Sumatera.

Burung Takur Warna Warni

Jenis burung takur selanjutnya adalah takur warna warni, yang mana burung ini memiliki ukuran sedang (23 cm), berwarna hijau dengan kepala berhiaskan warna merah, kuning, biru, dan hitam.

Burung ini berbeda dengan takur lain, sebab untuk jantan dahinya kuning, tenggorokan merah. Sedangkan untuk burung betina kekang dan mahkota bagian belakang merah, tanpa warna hitam pada kepala. Saat usia remaja burung seperti betina, namun warnanya lebih suram.

Dengan penyebaran global pada kawasan Semenanjung Malaysia, Kep. Tana, Sumatera, serta Kalimantan. Pada umumnya menyebar di hutan dataran rendah di bawah ketinggian 800 m, dan jarang dijumpai di hutan rawa serta hutan gambut. Burung ini hìdup pada tajuk atas dan tajuk tengah, menyukai hutan primer dan hutan bekas tebangan yang tinggi.

Tinggalkan Komentar