3 Jenis Burung Merak dan Karakteristiknya Terlengkap

Burung merak atau banyak yang menyebutnya Peacock yaitu salah satu jenis burung yang termasuk dalam klasifikasi genus Pavo serta Afropavo. Kemudian juga dari familia ayam hutan atau pheasant, Phasianidae.

Sebutan peacock yang kerap kita dengarkan, biasanya dipakai untuk menyebut kepada burung merak dari kedua jenis kelamin. Akan tetapi secara umum, hanya burung merak dengan jenis kelamin jantan yang dinamakan dengan peacock.

Kemudian untuk burung merak betina dinamakan peahens, dan kesemuanya disebut dengan peafowl. Bagian bulunya memiliki warna yang cerah dan dapat menarik perhatian pada tiap mata yang memandangnya.

Ekor dari burung merak sangat panjang dan berhiaskan dengan pola mata yang indah akan selalu menarik jika dipandang. Terlebih lagi pada saat sedang ekormya dikembangkan hingga penuh di atas kepalanya.

Terdapat 3 jenis burung merak yang terdapat di dunia ini. Dari 3 jenis burung merak terebut termasuk dalam famili Galliformes, yang meliputi berbagai unggas yang hidup di tanah.

Misalnya seperti ayam, kalkun, kuau, sempidan, dan masih banyak lagi. Unggas dari famili ini mempunyai ciri khas yaitu kebiasaannya mencari makan di tanah.

Kaki yang kuat guna mengais lantai hutan, suara yang khas pada masing-masing spesies dan pola terbangnya yang berat dan juga jarang. Seluruh ciri khas ini bisa dijumpai di tubuh burung merak yang cantik ini.

Sehingga jenis burung ini ada dalam famili yang sama dengan ayam domestik. Berikut ini akan dijelaskan jenis burung merak dan ciri cirinya.

1. Merak Biru

Merak Biru
Merak Biru

Merak Biru atau disebut dengan Merak India, memiliki nama ilmiahnya Pavo cristatus. Jenis burung ini merupakan salah satu burung dari tiga spesies jenis burung merak.

Burung Merak Biru ini memiliki bulu yang warnanya biru gelap mengkilap cantik .

Untuk burung jantan yang sudah dewasa ukuran tubuhnya besar, dan panjangnya bisa mencapai hingga 230 cm, yang dilengkapi penutup ekor yang begitu panjang dengan warna hijau yang metalik.

Pada bagian atas kepalanya dihiasi dengan jambul yang tegak berwarna biru yang membentuk mekar seperti kipas kipas.

Sedangkan burung merak yang betina ukurannya lebih kecil jika dibandingkan burung jantan yang ukurannya lebih dari 2 meter.

Bagian bulu-bulunya tidak terlihat mengilap, warnanya coklat agak kehijauan dengan garis-garis hitam dan tanpa dilengkapi dengan hiasan bulu penutup ekor.

Untuk populasi Merak Biru ini menyebar pada hutan terbuka dengan padang rumput yang ada di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan juga wilayah Bhutan.

Spesies ini sebelumnya dijumpai juga di wilayah Bangladesh. Akan tetapi sekarang kemungkinan besar juga sudah punah di sana.

Burung Merak jantan merupakan poligami spesies, punya pasangan yang lebih dari satu. Saat musim berkembangbiak, burung jantan akan memamerkan bulu bagian ekornya di hadapan burung yang betina.

Bulu-bulu yang menutupi ekor akan dibuka dan mekar membentuk kipas dengan bintik yang bentuknya mata dengan warna biru. Untuk burung yang betina pada umumnya akan menetaskan tiga hingga enam butir telur.

Makanan Merak Biru

Untuk makanan burung Merak biru ini terdiri atas berbagai macam biji-bijian, aneka macam serangga ,pucuk rumput dan juga bermacam dedaunan. Selain itu makan berbagai jenis hewan kecil. Misalnya hewan kadal kecil, cacing, serta laba-laba. Merak biru juga memegang peranan yang sangat penting pada mitologi Buddha, Hindu serta kebudayaan-kebudayaan lainnya terutama yang ada di negara India.

2. Merak Hijau

Merak Hijau / Merak Jawa
Merak Hijau / Merak Jawa – khatulistiwa.co.id

Merak Hijau merupakan salah satu jenis burung dari tiga spesies burung merak dari suku Phasianidae.

Seperti halnya jenis burung merak yang lainnya, Merak Hijau punya bulu yang sangat terlihat indah, bulu yang ada pada tubuhnya memiliki warna hijau keemasan.

Untuk burung jantan yang dewasa mempunyai ukuran yang sangat besar, panjangnya bisa mencapai 3 meter, dan untuk bagian penutup ekor yang juga sangat panjang.

Di atas bagian kepalanya dihiasi dengan jambul yang tegak. Burung betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari pada burung merak yang jantan.

Bulu-bulunya kurang terlihat mengkilap, dan warnanya hijau keabu-abuan dan juga tidak dihiasi dengan bulu penutup ekor yang panjang.

Habitat Merak Hijau

Populasi dari burung Merak Hijau persebarannya berada di hutan terbuka yang berupa padang rumput di Republik Rakyat Tiongkok, Indocina dan juga wilayah Jawa, Indonesia.

Sebelumnya telah dijumpai di India, Bangladesh dan juga di Malaysia, akan tetapi sekarang di wilayah tersebut burung merak telah punah .

Di negara Indonesia, jenis burung merak hijau hanya terdapat di pulau jawa. Habitat burung cantik dengan bulu yang sangat indah ini dimulai dari dataran rendah sampai dengan tempat-tempat yang tinggi.

Antara lain yang tetap bisa diperoleh terdapat di taman nasional alas purwo, provinsi jawa timur.

Selain itu, diperkirakan masih ada burung merak ini di taman nasional ujung kulon, dan juga di taman nasional meru betiri. Untuk saat ini populasi merak hijau semakin terus menyusut.

Hal ini diakibatkan oleh rusaknya habitat dan juga karena perburuan liar. Burung langka yang tubuh dan bulunya sangat indah ini diburu secara liar biasanya untuk di ambil bulunya.

Atau para pembulu liar akan memperdagangkan burung ini sebagai bintang peliharaan. Guna menghindari kepunahan jenis burung yang sudah langka ini, maka burung merak telah dilindungi oleh undang-undang.

Untuk di wilayah pulau jawa sekarang ini jumlah merak hijau diperkirakan hanya sekitar tidak lebih dari 800 ekor saja.

Meskipun untuk ukurannya sangat besar, burung Merak Hijau ini merupakan jenis burung yang lihai dan trampil dalam terbang.

Seperti halnya burung Merak Biru pada saat musim berkembang biak, burung merak jantan akan memamerkan bulu ekornya yang indah dan menawan ini di depan burung yang betina.

Bulu-bulu penghias atau penutup ekor akan dibuka membentuk kipas dengan bintik yang berbentuk mata. Burung merak Hijau betina biasanya menetaskan tiga hingga enam butir telur.

Makanan Merak Hijau

Merak hijau merupakan jenis hewan yang omnivora. Burung merak hijau ini memakan makanan yang terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk tanaman rumput dan juga dedaunan, bermacam serangga, dan juga berbagai macam hewan kecil, misalnya seperti laba-laba, cacing dan juga kadal kecil.

Kerusakan habitat dan juga perburuan yang liar, sekarang ini masih menjadi ancaman yang serius untuk populasi burung merak hijau. Perburuan liar pada burung merak hijau masih sering terjadi.

Pada umumnya mereka mengambil daging dan juga mengambil bulunya yang indah, kemudian telur dan anakannya juga mereka ambil.

Untuk sekarang ini jumlah merak hijau diperkirakan terdapat 10.000 sampai dengan 20.000 individu yang masih hidup di alam liar.

3. Merak Kongo

Merak Kongo
Merak Kongo

Burung Merak Kongo jantan dewasa tubuhnya besar panjangnya 70 cm dan punya bulu berwarna biru gelap yang dihiasi warna hijau serta ungu mengkilap. Warna kulit lehernya merah dan bagian atas kepalanya ada jambul tegak berwarna putih.

Kemudian burung Merak Kongo betina warnanya coklat dengan bulu pada bagian sayap. Serta pada bagian belakang tubuhnya dengan warna hijau mengkilap. Dan juga pada bagian kepala ada jambul yang warnanya coklat.

Tinggalkan Komentar