Inilah 2 Jenis Burung Kirik-kirik Dan Daerah Persebarannya

Burung kirik-kirik termasuk dari anggota keluarga Meropidae yang punya ciri khas bulu berwarna-warni pelangi. Tak hanya karena keindahan bulu-bulunya saja, akan tetapi burung ini juga dikenal memang cukup akrobatik.

Mereka dengan cepat dan cerdas bisa menangkap beberapa jenis serangga yang mempunyai gerakan paling cepat. Bagian bulunya berwarna-warni dan indah seperti halnya pelangi.

Pada saat terbang, mereka dapat melebihi beberapa serangga yang paling cepat sekalipun. Burung ini hidup secara berkelompok yang seluruh anggota kelompoknya saling membantu dalam membesarkan anak-anaknya.

Sebagian besar dari jenis burung pemakan serangga tidak punya warna bulu yang berwarna-warni. Akan tetapi berbeda dengan spesies burung ini. Tubuhnya terdiri dari perpaduan warna yang indah serta mampu menarik perhatian para pengamat burung.

Bulu-bulunya terdiri atas banyak warna hijau, biru, merah serta kuning cerah. Beberapa jenis burung kirik-kirik bahkan memiliki warna yang lebih komplet, contohnya saja kirik-kirik eropa dan kirik-kirik pelangi dari Australia.

Jenis Burung Kirik-Kirik

Jenis Burung Kirik-kirik
Jenis Burung Kirik-kirik

Kecantikan dari warna bulunya mengundang perhatian kalangan ahli dan juga mengundang pengamat burung dari berbagai negara.

Perpaduan warna-warna cerah seperti hijau, biru, merah, dan kuning menjadikan burung kirik-kirik ini dijuluki sebagai burung pelangi yang cantik. Di Indonesia ini juga terdapat beberapa jenis burung kirik-kirik, dengan wilayah persebaran sebagai berikut ini.

Burung Kirik-Kirik Senja

Kirik-kirik senja termasuk termasuk jenis burung dari keluarga Meropidae, dari genus Merops. Burung ini juga termasuk golongan jenis burung pemakan lebah, capung, kupu, kumbang.

Selanjutnya burung kirik-kirik senja ini memiliki habitat di merata di berbagai tempat, tempat terbuka atau pepohonan. Selain hidup di pepohonan dan tempat terbuka, burung ini juga tersebar sampai ketinggian 1.200 m dpl.

Kirik-kirik senja memiliki karakteristik yaitu pada bagian tubuhnya memiliki ukuran agak kecil yaitu sebesar 20 cm. Kemudian untuk bulunya berwarna coklat dan hijau tua tanpa perpanjangan pada bagian ekor.

Untuk bagian mahkota, bagian tengkuk, dan mantel memiliki warna coklat berangan yang tampak terang. Selain itu pada bagian sayap dan bagian ekornya berwarna hijau. Untuk bagian tungging berwarna biru terang. Kerongkongan berwarna kuning dibatasi warna coklat berangan.

Sedangkan ciri jenis burung kirik-kirik yang ini pada dada atas terdapat garis berwarana hitam sempit. Dan untuk bagian perut berwarna hijau pucat. Setrip mata juga berwarna hitam.

Bagian sayap bawah jingga, terlihat pada waktu burung sedang terbang. Iris coklat kemerahan, paruh hitam, kaki coklat tua. Burung ini punya kebiasaan terbang berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain dalam kelompok.

Untuk sarangnya berupa saluran horisontal sempit dalam gundukan tanah. Telur yang diihasilkan berwarna keputih-putihan, dan pada umumnya berjumlah 3 sampai dengan 4 butir. Burung ini berkembang biak saat bulan Juli, September dan juga Oktober.

Burung Kirik-Kirik Laut

Burung Kirik-kirik Laut
Burung Kirik-kirik Laut

Jenis burung kirik-kirik yang kedua adalah burung kirik kirik laut. Burung kirik-kirik laut merupakan spesies burung dari keluarga Meropidae, dari genus Merops.

Burung ini juga termasuk jenis burung pemakan lebah, kumbang, capung, belalang yang punya habitat di daerah terbuka dekat perairan, daerah persawahan, rawa, mangrove. Bahkan burung ini juga tersebar sampai dengan ketinggian 1.200 m dpl.

Kirik-kirik laut mempunyai karakteristik yaitu memiliki tubuh berukuran agak besar yaitu 30 cm. Setrip hitam yang melalui bagian mata dibatasi oleh garis biru di bawah dan di atasnya.

Untuk bagian kepala dan mantel berwarna hijau. Sedangkan pada bagian tunggir dan ekor berwarna biru. Dagunya kuning dan tenggorokan coklat berangan. Dada dan perutnya berwarna hijau pucat.

Sayap bawah jingga terlihat sewaktu terbang. Iris hitam, paruh hitam, kaki coklat tua. Burung ini sering terlihat terbang berputar-putar, melayang, dalam kelompoknya atau bersama burung walet. Saat makan akan menyambar serangga di udara.

Setelah itu hinggap kembali untuk istirahat atau memakan mangsa. Untuk rombongan yang sedang bermigrasi akan terbang dengan sangat tinggi.

Tinggalkan Komentar