2 Jenis Burung Gagak dan Ciri Khas yang Dimilikinya

Burung yang merupakan  suku gagak terkenal sebab ukurannya besar, perilakunya berani, serta bunyinya berisik. Ada 116 jenis burung gagak antara lain gagak biasa, gagak bangkai, ekek, cetrong, gaok, gagak eropa dan masih banyak lagi.

Pola makanan pada burung gagak cukup bervariasi. Selain makan benih, gagak juga memakan buah-buahan, serangga, mamalia kecil, bangkai hewan, telur burung dan juga makan anak burung.

Gagak pandai dalam menirukan bunyi burung serta hewan lain, dan bisa menirukan ucapan manusia. Saat uji kecerdasan burung, gagak, terutama jackdaw serta gaok, kecerdasannya menggungguli burung-burung lain.

Burung Gagak Biasa

Jenis Burung Gagak
Jenis Burung Gagak

Gagak biasa termasuk hama bagi petani, sebab merusak tanaman. Jenis burung gagak ini pandai dan jarang bisa untuk dibohongi dengan orang-orangan yang berdiri pada tengah ladang.

Cumbuan gagak, biasanya gagak menampilkan sejenis tarian musim kawin saat jantan bercumbu dengan betinanya.

Terlihat disini gaok jantan akan mengembangkan bulu-bulunya dan membungkuk pada hadapan pasangannya sembari berbunyi kaaa.

Gagak Besar (Raven)

Gagak besar punya sejumlah ciri khas yang menjadikannya dapat dibedakan dari spesies gagak lainnya. Ciri pertama jelas terdapat di ukurannya yang lebih besar dibandingkan gagak kebanyakan.

Panjang tubuhnya dapat mencapai 67 cm. Sedangkan rentang sayapnya dapat mencapai 1,3 m. Ciri lainnya, gagak besar punya paruh yang bentuknya besar, sayap yang bentuknya lebih ramping.

Kemudian bulu-bulu pada bagian ujung sayap yang bentuknya lebih sempit & lebih panjang jika dibandingkan yang dimiliki jenis burung gagak lain.

Pada saat terbang, ekor gagak besar akan tampak memiliki bentuk seperti halnya baji. Gagak besar dapat menghasilkan suara yang bervariasi, tapi suara yang paling kerap dihasilkannya yaitu suara berkaok yang parau.

Karakteristik Burung Gagak Besar

Burung Gagak Besar
Burung Gagak Besar

Gagak besar adalah burung oportunis yang berarti burung ini mau memakan apapun & menggunakan cara apapun agar bisa mengenyangkan dirinya.

Makanannya terdiri dari biji-bijian, buah-buahan, telur burung lain, serangga, vertebrata kecil, bangkai hewan besar, & tumpukan sampah manusia.

Caranya mendapatkan makanan juga bervariasi. Selain berburu & menelusuri makan secara aktif, gagak besar juga bisa menggunakan taktik mengendap-endap untuk mencuri makanan yang ada di sarang hewan lain.

Menariknya, walaupun gagak besar bukanlah unggas terbesar ataupun terkuat yang ada di dunia, gagak besar nyaris tidak memiliki predator karena burung ini bisa melawan dengan sangat gigih jika merasa terganggu.

Perilaku Gagak Besar

Gagak besar punya perilaku monogami yang artinya unggas ini hanya melakukan perkawinan dengan 1 pasangan.

Tapi belum diketahui apakah burung ini hidup dengan pasangan yang sama seumur hidupnya. Untuk hal yang pasti, setelah melakukan perkawinan yang pada umumnya berlangsung pada bulan Februari atau Maret.

Jenis burung  gagak besar betina akan mengeluarkan telur yang jumlahnya hingga mencapai 7 butir.

Sarang dari gagak besar biasanya terbuat dari potongan ranting-ranting kayu yang dibentuk seperti mangkok. Baik jantan atau betina sama-sama terlibat pada aktivitas pembuatan sarang.

Burung betina biasanya yang akan mengerami telurnya. Kemudian pejantan bertugas mengawasi keadaan sekitar dan juga  mencarikan makanan untuk betina.

Telur burung gagak besar butuh waktu selama kurang lebih 25 hari agar bisa menetas. Anak gagak itu berikutnya diberi makan oleh orang tuanya sampai usia 7 minggu.

Setelah itu, burung gagak muda akan meninggalkan sarangnya lalu mulai hidup mandiri. Umur kematangan seksual burung gagak besar yaitu 3 tahun.

Kemudian usia hidup maksimalnya pada alam liar yaitu 13 tahun. Dan jika dalam penangkaran, gagak besar bisa hidup hingga usia 80 tahun.

Tinggalkan Komentar