Inilah 3 Jenis Burung Elang Yang Tersebar Di Dunia

Elang merupakan predator di alam liar yang ukuran tubuhnya cukup besar dan juga termasuk burung pemangsa yang masuk dalam kelas ordo falconiformes.

Jenis burung ini tentu saja memakan hewan lain. Terutama hewan yang agak kecil seperti tikus, kadal, anak ayam, ikan, burung, dan beberapa macam serangga. Burung elang punya ciri khusus dengan ukuran tubuh yang lumayan besar.

Bagian paruhnya pasti runcing tajam, dan juga jarinya memiliki kuku tajam untuk mencengkeram mangsanya. Burung Elang akan memakan hewan-hewan yang berukuran lebih kecil tadi sebagai makanan pokoknya. Pandangan yang dimiliki burung elang juga sangat tajam, pastinya lebih tajam dibandingkan dengan pandangan manusia. Dari jarak pandang beberapa ratus meter di udara, burung elang bisa melihat mangsa yang ukurannya kecil dan terjun meluncur guna menangkap mangsanya.

Keluarga Burung Elang yang ada di Indonesia dibagi menjadi beberapa jenis. Yang menyebar merata pada seluruh Wilayah daratan serta Kepulauan Indonesia dari Aceh hingga di Papua Barat-Timur.

Kemudian dari P.Miangas, Sulawesi Utara hingga P.Rote, Nusa Tenggara Timur dari Utara-Selatan. Banyaknya jenis burung Elang yang ada di Indonesia ditambah jenis Elang asal negara dingin.

Yang telah bermigrasi ke Indonesia untuk menghindari musim dingin yang ada di daerah asalnya. Di negara Indonesia spesies Elang ini diantaranya dikenal dengan nama Rajawali, Alap-alap, Sikep madu, Baza, atau disebut dengan garuda.

Penampilannya sangat terlihat besar gagah dan beberapa jenis dapat bertahan hidup selama lebih dari seratus tahun.

Karena fisiknya yang gagah, burung elang banyak dipakai sebagai lambang negara. Misalnya seperti burung elang jawa sebagai lambang Indonesia.

Kemudian burung elang botak sebagai lambang Amerika. Di dunia ini terdapat banyak jenis burung elang, mulai dari elang tikus yang berukuran kecil sampai dengan elang yang berukuran sangat besar.

Berikut ini akan dijelaskan mengenai burung elang yang tersebar di dunia ini.

1. Elang Verreaux’s

Jenis Burung Elang
Jenis Burung Elang

Elang Verreaux’s adalah elang yang sangat besar. Jenis burung dengan tubuh besar ini tinggal di daerah berbukit dan pegunungan di Afrika Selatan dan Timur. Bahkan hingga meluas ke Chad dan kerap ditemui di Asia Barat.

Panjang tubuh dari bagian ujung paruh hingga pada ujung ekor kurang lebih 1 meter yaitu antara 75 sampai dengan 96 cm. Jenis burung elang jenis ini merupakan elang terpanjang keenam di dunia.

Elang ini yang jenis kelaminnya jantan beratnya bisa mencapai 3 sampai 4 kg lebih. Sedangkan untuk burung yang betina bisa mencapai 3 sampai 7 kg. Untuk berat rata rata dari elang yang berjenis kelamin jantan dan betina ini adalah 4,19 kg.

Jadi burung elang ini tercatat sebagai elang terberat ke-7 atau ke-8 di dunia ini. Ukuran tubuh jenis elang ini sangat mirip dengan ukuran pesaingnya, antara lain yaitu Martial Eagle, yang merupakan terbesar di Afrika.

Ciri Khas Elang Verreaux’s

Bulu elang Verreaux’s yang belum dewasa atau remaja punya perbedaan dengan elang yang dewasa. Pada waktu remaja bulunya warna coklat gelap.

Kemudian punya mahkota yang warnanya sangat kontras yakni seperti warna karat atau jahe. Mereka juga punya garis-garis putih kecil pada dahi serta garis hitam pada bagian pipinya.

Pada waktu dewasa bulunya berubah menjadi warna hitam. Dan ini termasuk ciri khas dari burung ini, sebab tidak ada burung ukurannya besar lainnya yang warnanya sama seperti ini.

Bentuk tubuh dari burung elang Verreaux’s punya ciri khas sendiri. Menjadi satu-satunya spesies Aquilla selain Golden Eagle, burung ini dapat terbang tinggi sampai dengan dihedral.

Pada saat terbang sayapnya bentuknya sedikit menekuk pada bagian belakang yang bentuknya menyerupai huruf V.

Jenis burung elang ini cenderung tidak punya suara berisik, walaupun punya suara yang keras seperti burung Golden Eagle. Pada umumnya burung ini mengeluarkan suara kicauan yang mirip seperti burung kalkun.

Tak hanya itu, burung ini juga mengeluarkan suara keras misalnya panggilan keeooo-keeooo yang dipakai untuk panggilan kontak atau suara pada saat mengejar penyusup.

2. Elang Martial

Burung Elang Martial
Burung Elang Martial

Jenis burung Elang Martial merupakan jenis burung elang dengan ukuran besar yang dijumpai pada habitat terbuka serta semi-terbuka sub-Sahara Afrika.

Burung ini termasuk salah satu anggota dari genus Polemaetus. Martial jika bahasa Indonesia diartikan sebagai beladiri, diberikan nama ini karena elang ini jadi salah satu burung predator paling kuat di afrika, hanya jenis Crowned Eagle yang bisa mengimbangi jenis burung ini.

Elang Martial merupakan elang yang ukurannya sangat besar, dengan panjang rata-rata 78 sampai dengan 96 cm dan beratnya antara 3 sampai dengan 6,2 kg.

Elang ini dinilai sebagai elang terbesar di Afrika serta termasuk burung elang terberat kelima yang ada di dunia. Bulu elang yang dewasa terdiri atas warna gelap abu-abu-coklat di bagian atas, bagian kepala serta bagian dada atas.

Dengan merayap sedikit lebih ringan untuk bulu itu. Tubuhnya berwarna putih dengan bercak kehitaman-coklat. Bulu pada sayap bagian bawah warnanya coklat, dengan bulu yang warnanya pucat bercoreng hitam.

Elang betina pada umumnya lebih besar serta lebih berbintik dari laki-laki. Pada waktu dewasa elang betina punya warna yang lebih pucat pada bagian atas, dengan warna agak putih pada bagian kepala dan juga bagian dada.

Serta sedikit berbintik pada bagian bawahnya. Bisa mencapai bulu dewasa pada tahun ketujuh. Elang Martial punya ujung jambul yang pendek, yang kurang terlihat menonjol.

Kebiasaan Elang Martial

Elang Martial merupakan burung predator puncak, terdapat di puncak rantai makanan burung yang ada di lingkungannya, hanya pada saat dalam kondisi yang sehat.

Untuk jenis burung elang ini juga punya beberapa predator alami. Sebab pernah dijumpa macan tutul memangsa jenis elang Martial.

Walaupun kemampuan elang Martial serta Crowned terkadang saling berbatasan, kedua spesies ini punya preferensi habitat yang berbeda.

Elang Crowned pada umumnya lebih memilih tinggal di dalam hutan yang lebat. Yang mana hal ini bertentangan dengan burung elang Martial yang suka dengan padang rumput serta pepohonan.

3. Burung Rajawali

Burung Rajawali
Burung Rajawali

Rajawali memang sangat populer sebagai ‘the king of bird’. Kepandaiannya pada saat terbang, menjadikan rajawali menjadi penguasa langit.

Didukung dengan mata serta visualnya yang tajam, rajawali populer sebagai burung pemangsa serta pendeteksi yang akurat. Rajawali merupakan burung yang punya ‘aerodinamika’ yang begitu sempurna.

Jenis burung rajawali ini punya kestabilan waktu melayang di udara karena memiliki bagian sayap yang lebih besar dari pada bagian tubuhnya.

Oleh sebab itu, rajawali tidak pernah lelah waktu berada di langit karena lebih sering terbang dari pada mengepakkan bagian sayapnya . Rajawali bisa terbang melayang setiap hari dan selalu mengikuti arus udara.

Sayap dari rajawali juga dapat mengetahui arus udara yang tidak beraturan. Dan rajawali bisa menghindar dari guncangan serta dapat terbang pada keadaan badai kencang sekalipun.

Tinggalkan Komentar