Penyebab Jalak Suren Macet Bunyi dan Cara Mengatasinya

Bagi anda yang memelihara burung kicauan seperti jalak suren, tentu saja menginginkan burung jalak suren anda bisa gacor atau rajin berbunyi.

Jalak suren sesungguhnya termasuk burung yang aktif. Dan tidak jarang jalak suren bisa berkicau seharian penuh, yang terpenting saat masih terdapat cahaya, namun ada saatnya jalak suren berubah sikap dengan mendadak.

Hal ini bisa terjadi secara tiba tiba dikarenakan jalak suren takut dengan pemiliknya.

Sehingga tiba-tiba jalak suren akan terus diam tanpa suara seharian penuh. Kemudian jalak suren hanya akan makan dan melakukan lompat-lompat pda pangkringan saja.

Faktor Penyebab Jalak Suren Macet Bunyi

Jalak Suren Macet Bunyi
Jalak Suren Macet Bunyi

Burung Jalak suren macet bunyi biasanya di sebabkan oleh stres apabila seseorang yang sering membeli burung yang sudah jadi atau burung gacor.

Baik itu secara online melalui media sosial dan sebagainya. Tentu saja anda pernah mengalami burung jalak suren gacor dan juga bisa jinak di tempat pemiliknya serta menjadi gerabak.

Dan bahkan bisa jadi pendiam pada saat berada di rumah anda. Dan sebetulnya apa ada faktor yang menyebabkan jalak suren berubah sikap sampai 180 derajat

Jalak suren yang tidak pernah berpindah pada tempat menggantungnya akan langsung menghafal tempat tersebut.

Kemudian juga pemilik yang selalu memberikan makanan kepadanya pada saat berpindah dari rumah atau lingkungan tersebut burung akan merasa bingung.

Sebab biasa melihat atau menguasai lingkungan itu, jadi burung jalak suren merasa aman dan juga nyaman di lingkungan tersebut.

Pada saat burung jalak suren berpindah tempat dengan cara tidak langsung jalak suren akan merasa berada pada suasana baru.

Dan juga pemilik baru yang benar-benar tidak di kenalnya yang menjadikan jalak suren merasa aneh.

Sebab sifat jalak suren yang gampang stres apabila menyaksikan benda-benda asing serta kepintaranya untuk mengenali seseorang justru ini menjadi kelemahan burung jalak suren tersebut.

Pemberian makanan tambahan memang harus selalu di berikan setiap hari, namun, dengan porsi yang tidak berlebihan untuk jenis burung jalak suren serta burung cendet yang tidak diikutkan lomba sebaiknya pemberian hanya secukupnya saja.

Bisa diberikan 2 sampai dengan 5 ekor pagi dan juga sore hari burung akan tetap gacor. Walaupun pemberian EF dengan porsi dengan secukupnya saja .

Berikan Obat-Obatan dan Vitamin Secara Tepat

Jalak suren yang sedang tidak fit atau sakit pastinya tidak mau mengeluarkan suara kicauannya dengan rajin. Penyakit yang kerap terjadi yaitu gangguan pada organ pencernaan.

Pada umumnya karena kerap mengkonsumsi pakan yang tidak cocok atau sudah basi/berjamur. Guna mengobati gangguan pencernaan karena bakteri serta jamur, Anda dapat memberikan BirdBlown dengan cara teratur.

Tak hanya itu, untuk menjaga stamina serta kondisinya, maka setiap beberapa hari sekali jalak suren harus diberi multivitamin misalnya seperti BirdVit.

Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Sangkar

Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Sangkar
Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Sangkar

Menjaga agar lingkungan dan sangkar tetap bersih termasuk bagian yang penting dalam perawatan harian burung. Sangkar yang bersih akan menjadikan burung merasa nyaman.

Jadi selalu bugar serta rajin berkicau. Apabila sangkar dibiarkan kotor, maka dapat memunculkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, parasit, serta tungau.

Burung Jalak suren yang telah terinfeksi tungau atau kutu dapat menjadikannya cepat stres serta malas berbunyi.

Dalam mengatasi jalak suren macet bunyi karena stress, segera pindahkan burung pada sangkar harian lainnya yang telah terjamin kebersihannya.

Tak hanya itu saja, untuk menghilangkan tungau atau kutu, burung tersebut dapat dibersihkan atau disemprot dengan menggunakan shampo yang khusus untuk burung.

Tinggalkan Komentar