Jalak Putih Anda Malas Berkicau? Mungkin Inilah Penyebabnya

Mendengarkan kicauan burung jalak putih, bagi sebagian orang, merupakan hal yang menyenangkan. Pasalnya, burung dengan postur dan warna tubuh yang cantik ini mampu menghasilkan aneka bunyi dengan warna suara yang cukup bervariasi. Terkadang, jalak putih tampak seperti seseorang yang sedang bersiul. Namun tidak jarang, burung ini terlihat seperti sedang berteriak-teriak memanggil kawan-kawannya. Sungguh menggemaskan.

Namun apa yang terjadi jika burung yang biasa gacor tersebut tiba-tiba berubah menjadi pendiam? Tentu suasana gembira yang biasa hadir berkat kehadiran burung ini menjadi sirna seketika. Untuk mengetahui mengapa hal tersebut bisa terjadi, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa penyebab jalak putih malas berkicau berikut ini.

1. Stres

Source - wikimedia
Source – wikimedia

Stres tidak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga pada jalak putih. Stres tersebut bisa terjadi karena adanya rasa terkejut secara tiba-tiba, seperti sangkar yang jatuh dan suara kendaraan yang terlalu bising. Ada juga stres yang timbul akibat adanya rasa tertekan, seperti keberadaan kandang yang terlalu sempit.

Untuk mengatasi stres pada jalak putih, tindakan yang perlu Anda lakukan adalah memindahkan burung tersebut pada tempat yang cukup tenang, teduh, dan cukup luas. Sebab, saat sedang mengalami stres, jalak putih biasanya membutuhkan ketenangan.

Kondisi stres juga menyebabkan jalak putih rentan terserang penyakit. Untuk memulihkan kondisinya, sebaiknya burung tersebut jangan Anda mandikan terlebih dahulu. Namun, Anda tetap perlu menjemurnya setiap pagi. Agar daya tahan tubuhnya tetap baik, berikan vitamin dan suplemen pada air minumnya. Jika sudah tenang dan merasa nyaman, burung tersebut akan mulai berkicau kembali.

2. Kekurangan Nutrisi

Source - wikimedia
Source – wikimedia

Pemberian menu makanan yang kurang tepat juga bisa membuat jalak putih malas bernyanyi. Supaya lebih gampang, sebagian orang terkadang hanya memberinya menu makan voer dari bahan yang tidak berkualitas. Akibatnya, jalak putih menjadi kekurangan nutrisi dan tampak kurang aktif serta malas berkicau. Untuk mengatasi hal tersebut, hal yang harus Anda lakukan adalah memeriksa kembali kandungan nutrisi pada voer tersebut, apakah aman dikonsumsi burung atau tidak.

Selain itu, berikan pula beberapa menu makanan ekstra, seperti: jangkrik, ulat hong kong, buah-buahan, serta kroto. Makanan-makanan tersebut mengandung cukup banyak gizi, seperti protein, karbohidrat, dan lemak, yang bisa meningkatkan stamina jalak putih sehingga mampu gacor lebih lama.

3. Terkena Kutu

Source - masnino
Source – masnino

Keberadaan kutu bisa membuat jalak putih merasa tidak nyaman. Bahkan jika sudah menyerang, kutu tersebut bisa menginfeksi bagian tubuh burung. Untuk mengatasi masalah kutu, Anda bisa menyemprotkan antiseptik atau disinfektan khusus pada kandang dan tubuhnya.

Untuk pencegahan, hal yang wajib Anda lakukan adalah membersihkan kandang serta memandikan jalak putih setiap pagi. Anda bisa memandikannya dengan alat semprot yang berisi air dan sampo khusus burung atau membiarkannya mandi sendiri dengan bak mandi plastik mungil. Setelah itu, jemur burung di bawah sinar matahari pagi. Jika dilakukan dengan rutin, burung akan terhindar dari serangan kutu atau bakteri pembawa penyakit.

4. Mabung

Source - xcult-xcult
Source – xcult-xcult

Pada waktu-waktu tertentu, jalak putih akan mengalami pergantian bulu (mabung). Waktu dibutuhkan untuk mabung biasnya sekitar 1—2 bulan. Selama kurun waktu tersebut, burung akan tampak murung dan jarang berkicau.

Di saat mabung, sebaiknya Anda tidak memandikan atau menjemur burung. Sebab, hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan bulu-bulu barunya. Selama proses tersebut, Anda bisa membiarkan agar burung tetap tenang, serta memberinya makanan rendah protein, seperti voer dan vitamin.

5. Sakit

Source - youthube
Source – youthube

Jalak putih bisa terserang sakit akibat bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu pemicu utamanya umumnya berasal dari makanan. Untuk itu, pastikan bahwa makanan yang Anda berikan untuk jalak putih terjamin kebersihan dan kesegarannya. Selain itu, bersihkan wadah makanan dan minuman secara rutin agar tidak tercemar bakteri yang bisa berbahaya bagi kesehatan jalak putih.

Jika sudah diketahui penyebabnya, segera ambil tindakan perawatan yang tepat. Dengan begitu, tidak lama lagi kicau merdu jalak putih Anda akan terdengar kembali.

Tinggalkan Komentar