Gejala dan Faktor Penyebab Burung Cendet Cacingan yang Perlu Diketahui

Burung cendet adalah jenis burung kicau yang banyak dipelihara sebab suaranya yang lantang dan bisa menirukan dari kicauan burung yang lain. Akan tetapi di daam pemeliharaan burung cendet pastinya ada masalah yang harus dihadapi.

Sebelum burung cendet terserang penyakit sebaiknya anda sebagai pemelihara harus melalukan perawatan untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Perawatan yang baik akan menjadikan burung Cendet tidak terkena penyakit.

Burung memang merupakan hewan yang mudah terkena serangan penyakit. Senan untuk masalah perawatan yangkurang bagus dan kondisi lingkungan yang bisa dikatakan tidak bersahabat.

Pisahkan burung yang sakit dengan burung yang sehat agar tidak menulari jenis yang lainnya.

Burung Cendet Cacingan yang Perlu Diketahui
Burung Cendet Cacingan yang Perlu Diketahui

Salah satu masalah pada burung cendet yaitu cacingan. Cacingan merupakan jenis penyakit yang menyerang saluran pencernaan dari hati. Jenis cacing yang menyerang burung cendet tidak berbeda jauh dengan cacing yang menyerang pada lovebird.

Diantaranya yaitu cacing tambang, cacing gilig, cacing pita, serta cacing hati. Tanda-tanda burung terkena penyakit cacingan yang bisa diamati yaitu burung kurang bergairah, tampak mudah ngantuk, lemas, nafsu makan berkurang, kotorannya cair, bulu tidak teratur, serta berat badan menurun.

Faktor Penyebab Burung Cendet Cacingan

Faktor utama yang menyebabkan burung cendet cacingan yaitu keadaan sangkar serta tempat makan/minum yang kotor. Cegahlah penyakit ini dengan cara menjaga kebersihan sangkar, tempat pakan, serta tempat minum.

Dengan demikian, sangkar, tempat pakan, serta tempat minum sebaiknya selalu dikontrol serta bersihkan dari berbagai kotoran supaya tidak menjadi sarang cacing.

Yang kerap dilakukan oleh orang pemelihara burung yaitu mengobati burung cendet cacingan dengan memberikan obat cacingan yang digunakan manusia. Mungkin pada beberapa kasus, tidak ada dampak buruk bagi burung yang disebabkan tidak cocok dengan obat tersebut.

Akan tetapi pada beberapa kasus yang lain, bisa saja burung justru mengalami masalah lain karena dosis tinggi dari obat cacing yang seharusnya diminum oleh manusia.

Gejala Burung Cendet Cacingan

Gejala Burung Cendet Cacingan
Gejala Burung Cendet Cacingan

Burung cendet cacingan pada umumnya tidak memperlihatkan gejala yang jelas, bahkan tampak seperti burung yang keadaan sehat. Akan tetapi Anda harus waspada saat nafsu burung tiba-tiba bertambah tapi tubuhnya semakin kurus.

Gejala lainnya yang gampang diamati yaitu burung menjadi malas-malasan, sering mengantuk bahkan ketika siang, burung juga sering mengembangkan bulu-bulunya.

Jika penyakit cacingan yang sudah kronis, burung akan kerap memuntahkan makanan yang telah masuk pada mulutnya. Jika terjadi seperti ini anda harus segera menangani, sebab burung ini telah terserang cacingan dalam waktu lama.

Pengobatan Burung Cendet Cacingan

Anda sebaiknya bisa rutin di dalam menjaga burung, sebab merupakan salah satu penunjang dalam pencegahan serangan cacing pada kesehatan burung. Sebaiknya anda harus selalu memperhatikan kebersihan kandang/sangkar, melindungi burung.

Tak hanya itu saja, anda dianjurkan membersihkan aksesori milik burung seperti wadah makanan dan minuman, tenggeran dan juga kebersihan pakan dan air minumnya.

Selain itu sebaiknya anda berusaha untuk memberikan air masak untuk dijadikan air minum untuk burung. Berhati hatilah jika memberikan air berupa air dari sumur atau air PDAM. Sebab air tersebut mudah sekali terkontaminasi cacing. Supaya lebih aman jika Anda menggunakan air mineral.

Untuk obat alami yang biasa dipakai di dalam mengobati cacingan pada burung cendet yaitu kulit mangga, wortel, kelapa, krokot, biji lamtaro, biji jeruju, daun pepaya, daun jambu dan lain sebagainya. Caranya dengan merebus bahan tersebut, selanjutnya berikan pada burung yang terkena cacingan.

Tinggalkan Komentar