Inilah Berbagai Jenis dan Foto Burung Dara Terlengkap

Burung dara atau yang sering disebut dengan burung merpati termasuk salah satu burung yang paling banyak digemari oleh banyak orang yang ada di Indonesia.

Tak hanya suaranya yang merdu, tapi burung yang satu ini juga dikenal jinak dan mudah bersahabat dengan manusia apalagi pemeliharanya.

Selain itu di dalam perkembangbiakan dari burung dara juga tergolong cukup mudah dan juga cepat. Pecinta dari burung dara atau burung merpati tidak hanya dari golongan orang dewasa saja. Namun juga dari kalangan anak-anak.

Hal ini disebabkan karena burung ini punya bulu yang berwarna warni macamnya. Dari mulai warna albino dengan warna putih, pada bagian mata berwarna merah.

Selain itu ada juga yang berwarna abu-abu, hitam, coklat, dan juga berwarna metalik. Selain itu masih ada warna banyak lagi.

 Foto Burung Dara
Foto Burung Dara

Jenis-Jenis Burung Dara atau Merpati

Pada beberapa negara burung dara atau burung merpati ini memiliki sebutan yang berbeda-beda. Seperti halnya di Perancis burung dara bernama Pigeon Biset.

Kemudian di negara Spanyol menyebutnya dengan nama Paloma Bravia. Terdapat juga jenis burung merpati yang termasuk paling dekat dengan manusia dan pada umumnya pemerintah setempat memeliharanya di area taman-taman.

Merpati yang memiliki nama lain Rock Dove ini populer juga sebagai merpati dan pada umumnya hidup dengan cara berkelompok. Apabila ditotal terdapat 318 jenis merpati Columbidae.

Rata-rata jenis burung dara ini memiliki bodi yang cukup besar hingga mencapai 32 cm. Lebih uniknya lagi burung ini merupakan burung yang pada saat terbang akan tampak tenang dan seperti sedang menyelam.

Sekarang ini karena sudah banyak yang mengembangbiakkan dan juga penyebarannya yang sangat cepat. Untuk jumlah burung merpati yang ada di seluruh dunia tergolong sangatlah tinggi.

Bahkan saat ini hampir ada di setiap kota punya taman yang telah dilengkapi dengan rumah rumahan bagi burung bertubuh gempal ini. Berikut ini akan disebutkan jenis dan foto burung dara terlengkap.

Merpati Batu

Merpati Batu
Merpati Batu

Burung Merpati batu dengan nama latin Columba livia termasuk jenis burung yang sangat dekat dengan manusia. Jenis burung dara ini mudah ditemukan, baik itu di sekitar lingkungan, pusat keramaian ataupun di wilayah publik.

Keberadaannya dari burung ini pun juga tampak di kota-kota besar dunia. Ciri khasnya yang sangat mudah dikenali yaitu hidupnya dengan cara berkelompok.

Selanjutnya burung ini juga suka bertengger pada bangunan atau atap rumah, dan dari cara terbang burung merpati batu yang berputar.

Merpati batu atau yang sering dikenal dengan sebutan Rock Dove, termasuk anggota dari keluarga Columbidae. Di dalam keseharian masyarakat lebih mengenalnya sebagai burung merpati.

Walaupun burung merpati sendiri termasuk satu kelompok burung dengan banyak jenis. Kelompok dari burung merpati ini pun juga bermacam macam.

Ada burung yang hanya bisa ditemui di pegunungan, hutan yang sangat lebat, atau juga di kawasan perkotaan. Seperti fato burung dara diatas tampak warna bulunya yang indah.

Ada yang warnanya hitam-putih, hijau, coklat, sampai dengan warna metalik. Akan tetapi, secara keseluruhan sebutan burung ini tetaplah burung merpati atau burung dara.

Jika secara geografis, burung merpati batu termasuk dari jenis yang terdapat di kawasan Palearktik. Kawasan zoobiogeografi yang paling luas yang mencakup wilayah Eropa, bagian utara Gurun Sahara di Afrika serta kawasan Asia di bagian utara.

Tempat bersarangnya yaitu berada di tebing dan batu cadas yang sekaligus juga berfungsi sebagai kawasan tempat berkembangbiak pada waktu di alam liar. Faktor introduksi, menjadi penyebab burung ini menyebar hampir di seluruh wilayah dunia.

Merpati Hias Indian Fantail

Merpati Hias Indian Fantail
Merpati Hias Indian Fantail

Burung ini termasuk merpati hias yang paling banyak dan juga populer pada kalangan masyarakat umum. Mulanya jenis merpati kipas ini dijumpai di india.

Saat tahun 1926 di kebun binatang san diego California telah mengimport beberapa jenis reptile yang asalnya dari india. Sebab perjalanan yang begitu jauh maka expedisi itu mengangkut cadangan makanan untuk reptile reptilnya yang berwujud merpati.

Sesudah sampai di kebun binatang yang dituju. Sisa pakan yang berupa merpati tadi rupanya masih hidup 2 ekor. Kemudian petugas kebun binatang merasa takjub sebab sebelumnya belum pernah menyaksikan jenis merpati seperti itu.

Kemudian dari 2 ekor burung merpati tadi dikembangbiakan dengan cara selektif breeding jadi menyebar pada seluruh penjuru dunia. Lalu nama merpati india ini masih saja melekat serta mengacu pada asal mula jenis merpati ini, anta indian fantail. Sampai pada saat ini masih dipakai di dalam penyebutannya.

Merpati hias dengan jenis kipas indian fantail ini memiliki ciri ekor mengembang besar, pada bagian kepala berjambul lancip. Sedangkan untuk bagian kakinya berbulu lebat/bersimbar seperti yang anda lihat pada foto burung dara atau merpati di atas.

Untuk yang punya nilai bagus adalah antara bodi, ekor, kaki, dan keseluruhan tubuhnya dikatakan seimbang. Bagian ekornya mengembang lebar atau sempurna.

Bagian ekornya tidak corong kebelakang atau yang ekornya sangat terlihat maju. Pada bagian kepala juga tampak tegak lurus ke atas jika ditarik garis lurus paruh jatuh di jari depan merpati.

Merpati Modena

Merpati Modena
Merpati Modena

Nama burung merpati ini diambil dari nama kota tempat asalnya. Populer sebagai merpati ternak yang baik. Dan juga terkenal dari jenis ini yakni Gazzi Modena dengan warna badan putih dan juga kepala, sayap serta ekor berwarna-warni.

Jenis burung dara hias yang ini walau tubuhnya berukuran kecil, panjangnya kurang lebih 25 cm tapi berbadan gemuk padat dan juga penampilannya yang bergaya anggun. Ini menjadikan para pecinta burung merpati hias sangat ingin memilikinya guna dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah.

Jenis merpati ini paling terkenal adalah Gazzi Modena. Yang memiliki ciri-ciri antara lain badan dan juga leher yang berwarna putih seperti yang terlihat pada foto burung dara diatas. Kemudian untuk sayap serta bagian ekor warna yang bermacam macam warnanya.

Jacobin Pegeon

Jacobin Pegeon
Jacobin Pegeon

Jenis burung merpati hias tidak begitu populer seperti halnya jenis merpati aduan ataupun jenis merpati balap.

Namun dari jenisnya, jenis burung merpati hias juga lebih beraneka jenisnya dari pada jenis burung merpati yang umumnya dikembangbiakkan untuk aduan atau dijadikan sebagai pedaging.

Antara lain adalah jenis merpati hias Jacobin ini. Jacobin merupakan sejenis burung merpati hias yang dikembangbiakkan melalui perkembangbiakan yang terpilih.

Jenis burung dara hias yang ini mungkin belum populer di negara kita ini. Jadi kita juga jarang menjumpai di pelihara oleh pecinta burung.

Sama halnya namanya, burung merpati hias ini dinamakan Jacobin sebab punya bulu-bulu pada sekitar kepalanya yang serupa dengan topi yang dikenakan oleh pendeta-pendeta jacobin.

Jenis merpati hias jenis ini memang asalnya dari luar negeri. Pada umumnya merpati hias jenis ini dikembangkan dengan warna-warna bulu putih, hitam, biru, merah, kuning, dan juga warna perak. Perhatikan seperti apa indahnya bulu pada bagian leher serta bagian kepalanya.

Perkembangbiakan

Sebagaimana burung merpati yang lain, jacobin memasuki usia matang saat umur enam bulan. Bulu penutup yang tebal serta besar bisa menggangu proses perkawinan jadi harus dihilangkan.

Sesudah perkawinan, Jacobin betina selanjutnya akan bertelur. Pada umumnya akan menghasilkan telur dua biji dalam masa selang sehari. Untuk proses pengeraman akan dilakukan dengan bergiliran antara burung jantan serta burung betina. Telur akan menetas setelah dierami selama 17 hari.

Tinggalkan Komentar