Melirik si Eksotis Burung Jalak Bali

Jalak Bali atau di daerah aslinya di Pulau Bali dikenal sebagai Curik Bali, merupakan salah satu spesies burung eksotis endemis Indonesia. Burung ini memiliki ukuran badan yang tidak begitu besar dengan panjang badan dari kepala hingga ekor mencapai 25 cm. Meski dahulu spesies ini dapat ditemukan di pulau Lombok, kini burung langka ini hanya dapat ditemukan di pulau Bali

Spesies ini ditemukan oleh Dr. Baron Stressmann, seorang pakar burung berkebangsaan inggris, pada tanggal 24 Maret 1911. Dia kemudian memberikan nama ilmiah pada Jalak Bali, yaitu Leucopsar rothschildi. Nama tersebut diambil dari nama seorang zoologis (pakar zoologi) asal Inggris, Walter Rothschild. Dialah yang pertama kali membuat gambaran spesies burung ini pada tahun 1912.

Source - Situshewan
Source – Situshewan

Ciri-ciri dari burung Jalak Bali adalah:

  1. Sebagian besar bulu pada tubuhnya didominasi dengan warna putih bersih yang memikat, kecuali pada bagian bulu ekor dan ujung-ujung sayapnya yang memiliki warna hitam.
  2. Burung Jalak Bali memiliki mata yang berwarna coklat tua, lalu di daerah sekitar kelopak matanya terdapat bagian yang tidak berbulu dengan warna biru tua yang sangat khas.
  3. Burung endemis Bali ini memiliki beberapa helai bulu jambul yang indah, baik pada burung jantan maupun betina. Jambul ini akan terlihat jelas terlihat apabila burung tersebut sedang berkicau.
  4. Kaki burung berwarna abu-abu kebiruan dengan 4 jari jemari (1 jari ke belakang dan 3 ke depan).
  5. Ciri-ciri selanjutnya ada pada bagian paruh. Jalak Bali memiliki paruh berbentuk runcing dengan panjang kira-kira 2 sampai 5 cm, dengan bentuk yang khas. Pada bagian atas paruh terdapat bagian yang meninggi dan memipih secara tegak. Paruhnya berwarna abu-abu kehitaman dengan ujung  berwarna kecokelatan.
  6. Jalak Bali memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, panjangnya tidak lebih dari 25 cm.  Burung jantan dan betina memiliki ukuran badan yang berbeda, tetapi perbedaan keduanya tidak signifikan sehingga agak sulit untuk dibedakan. Namun, secara umum si pejantan memiliki bentuk tubuh yang lebih besar dan memiliki jambul yang lebih panjang dibandingkan burung betina.
  7. Telurnya berbentuk oval berwarna hijau kebiruan dengan ukuran rata-rata berdiameter antara 2-3 cm.

Jalak Bali menjadi salah satu di antara banyak burung eksotis yang ada di Indonesia. Tak heran jika burung ini kerap menjadi incaran banyak kolektor burung ataupun pemburu liar. Hal inilah yang menyebabkan populasi burung endemis ini benar-benar terancam kepunahan. Ditambah lagi, habitatnya yang terganggu oleh pemukiman penduduk.

Source - youtube
Source – youtube

Untungnya, situasi gawat ini memperoleh perhatian dari pemerintah, yakni dengan diputuskannya Jalak Bali sebagai burung yang dilindungi oleh undang-undang. Menurut surat Ketentuan Menteri Pertanian nomor 421/KPTS/UM8/1970 tanggal 26 Agustus 1970, serta Keputusan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 perihal pengawetan tipe tumbuhan serta satwa, Jalak Bali dinyatakan sebagai satwa yang dilarang untuk diperdagangkan, kecuali dari hasil penangkaran dari generasi ketiga (bukan dari indukan alam) dan memiliki sertifikat yang resmi.

Jalak Bali memang termasuk jenis burung yang ceria dan senang sekali berkicau, hingga membuat jatuh hati siapa pun yang melihatnya. Namun, daya tarik yang dimilikinya jangan sampai membuat kita mengancam keberadaannya. Tetap lestarikan kehidupan burung dan alam tempat hidupnya. Dan, jika ingin memiliki, belilah melalui jalur yang legal sesuai hukum.

Tinggalkan Komentar