Ciri Fisik Burung Pelikan Si Paruh Besar Berkantung

Burung undan atau yang sering dikenal dengan pelikan termasuk burung yang siklus hidupnya banyak dihabiskan pada daerah perairan. Maka dari itu, burung pelikan termasuk jenis burung air. Selain itu, pelikan termasuk pada ordo Pelecaniformes.

Habitat dari burung pelikan persebarannya ada pada seluruh wilayah perairan dunia kecuali antartika, daerah kutub, laut dalam, kepulauan samudra, serta pada wilayah benua amerika bagian selatan.

Pelikan atau pelican merupkan sejenis burung air yang memiliki ciri khusus. Ciri fisik burung pelikan yaitu memiliki kantung yang dapat membesar pada bagian bawah paruhnya. Pelikan juga hampir bisa dijumpai di setiap penjuru dunia.

Beberapa jenis pelikan termasuk jenis burung laut, dan sebagian lainnya termasuk burung yang biasa di air laut serta di air tawar.

Ciri Fisik Burung Pelikan

Ciri Fisik Burung Pelikan
Ciri Fisik Burung Pelikan

Pelikan juga termasuk burung yang populer dengan paruhnya yang memiliki kantung. Bagian paruh dari burung pelikan dapat mencapai panjang hingga lebih dari 30 cm.

Ciri fisik burung pelikan untuk paruh bagian atas punya bentuk panjang dan kuat. Akan tetapi ujungnya bengkok jadi membentuk seperti semacam kait.

Untuk paruh bagian bawah sampai dengan tenggorokan burung pelikan terdapat kantung yang berupa kulit elastis, paruh yang kuat, lebar, serta elastis. Dan inilah yang dipakai burung pelikan di dalam menangkap mangsanya yaitu ikan.

Burung pelikan punya bagian kaki yang pendek dan pada jari-jari kaki ada selaput yang bisa memudahkan burung pelikan untuk berenang. Panjang tubuh burung pelikan bisa mencapai 1,5 m.

Bentangan sayapnya juga lebar antara 1,8 hingga 2,7 m tergantung spesiesnya. Pelikan jantan terlihat serupa dengan yang sama dengan pelikan betina. Akan tetapi, tubuh pelikan jantan terkadang sedikit lebih besar jika dibandingkan burung pelikan betina.

Pelikan termasuk jenis burung yang hidup berkelompok serta terbang dalam kawanan. Pelikan juga bisa terbang dalam waktu yang cukup lama.

Pergerakan dari burung pelikan memang tidak selincah pada saat berada diudara. Burung pelikan juga berkembang biak pada suatu kelompok yang disebut koloni.

Makanan utama dari burung pelikan yaitu berupa ikan. Akan tetapi, mereka juga memakan amphibi, crustacea, serta dalam kondisi tertentu pelikan juga bisa memakan burung yang lebih kecil dari dirinya.

Perilaku Burung Pelikan

Perilaku Burung Pelikan
Perilaku Burung Pelikan

Pelikan merupakan burung yang hidup berkelompok serta terbang pada sebuah kawanan. Pelikan dapat terbang dalam jangka waktu lama. Mereka sering terbang membentuk satu garis panjang.

Pelikan juga bisa terbang dalam waktu yang cukup lama. Burung pelikan akan terbang dan membentuk formasi huruf “V” pada saat kawanan mereka melakukan migrasi. Gerakan pelikan memang kaku saat di atas tanah, namun sangat lincah di udara.

Burung pelikan juga berkembangbiak dalam kelompok yang disebut koloni. Pelikan pada umumnya berada di lingkungan kelompok pelikan lainnya, bahkan pada lingkungan jenis burung air lainnya misalnya cormorant atau flamingo.

Perkembangbiakan Burung Pelikan

Pelikan bersarang pada koloni yang besar, dekat air ataupun di pohon, sesuai dengan spesies dan habitatnya. Pada waktu masa berbiak, pelikan jantan dan betina juga memakai kantung di paruhnya untuk mengumpulkan serta mengangkut material sarang yang berupa ranting, rumput serta bulu-bulu. Pelikan betina bertelur dua hingga empat butir telur yang warnanya putih kebiruan.

Pelikan jantan dan betina akan mengerami telur mereka dengan cara bergantian. Telur akan menetas untuk jangka waktu kurang lebih sekitar satu bulan.

Telur menetas selisih satu hari, kemudian anak pelikan yang baru menetas kerap sekali menyerang saudaranya yang lebih muda agar bisa mendapatkan lebih banyak makanan.

Anak dari burung pelikan tidak disuapi dari kantung. Induknya akan membuka mulutnya lebar-lebar, jadi anaknya bisa mencapai kerongkongan induknya guna mengambil makanan yang telah disediakan. Anak dari burung pelikan akan segera dewasa dalam waktu tiga tahun.

Tinggalkan Komentar