Ciri Ciri Burung Betet Buru dan Habitatnya di Alam Liar

Burung betet adalah jenis burung paruh bengkok yang mempunyai ciri khas yaitu bentuk lidah dan cara makan yang serupa dengan jenis burung kakatua.

Untuk bentuk dan struktur lidah dari burung betet ini juga tidak sekuat dan sekokoh lidah kakatua, akan tetapi lebih kuat jika dibandingkan dengan burung nuri.

Untuk ciri khas yang membedakan antara kelompok betet dengan kakatua yaitu tidak adanya bulu jambul yang dapat ditegakkan di bagian kepalanya.

Untuk warna bulunya juga tidak sekaya dengan burung nuri, akan tetapi biasanya terbatas pada warna hijau dan warna merah saja.

Untuk daerah penyebaran anak kelompok betet ini adalah yang terluas di antara bangsa paruh bengkok yang lainnya.

Anggota kelompok ini bisa anda temui di Afrika, Asia, Amerika Selatan, Australia, serta di sekitar Kepulauan Pasifik.

Berbagai jenis burung dari anggota kelompok betet antara lain yaitu nuri bayan, betet-kelapa punggung-biru, serindit paruh-merah, dan juga burung serindit sangihe.

Salah satu jenis burung betet yang memiliki keunikan adalah burung buru atau burung kring kring buru.

Ciri Ciri Burung Betet Buru

Ciri Ciri Burung Betet Buru
Ciri Ciri Burung Betet Buru

Burung Kring-Kring Buru atau yang populer disebut dengan nama Betet Buru, memiliki nama latin yaitu Prioniturus mada.

Burung ini uga dikenal dengan nama Buru Racket-tailed jika dalam bahasa inggris. Jenis burung ini juga termasuk salah satu burung endemik Indonesia.

Ciri ciri burung betet buru dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 32 cm dengan bulu dominan berwarna hijau.

Kemudian ciri ciri burung betet buru pada bagian penutup ekornya yang bawah berwarna kuning.

Betet buru yang berjenis kelamin jantan memiliki ciri khas Mahkota belakang, mantel danjuga penutup sayap yang kecil dengan warna merah kebiruan.

Kemudian untuk yang betina pda bagian atas tubuhnya tampak berwarna hijau.

Habitat Burung Betet Buru

Habitat Burung Betet Buru
Habitat Burung Betet Buru

Habitat dari burung kring-kring buru yaitu berada di daerah hutan pamah primer, hutan perbukitan, hutan pegunungan.

Selain itu juga ada di hutan tebang-pilih dataran rendah sampai dengan ketinggian 1600 di atas permukaan laut atau lebih.

Akan tetapi yang paling umum mereka kerap hidup di wilayah yang memiliki ketinggian 600 mdpl.

Daerah penyebaran burung kring-kring buru yaitu berada di Pulau Buru, Maluku Selatan.

Makanan Burung Betet Buru

Makanan utama dari burung betet buru ini diantaranya yaitu seperti buah-buahan, biji-bijian, dan juga bunga.

Pada umumnya mereka akan mencari makan dalam sebuah kelompok yang berisi sampai dengan10 ekor.

Selain itu mereka juga sering berpindah-pindah tempat untuk mengikuti ketersediaan buah-buahan yang ada di wilayah hutan pegunungan.

Perkembangbiakan Betet Buru

Musim kawin dari burung betet buru terjadi antara bulan Desember sampai dengan Februari. Dalam sekali musim kawin mereka bisa menghasilkan telur sampai dengan 5 butir.

Lain halnya dengan jenis betet lainnya, sebagian besar termasuk jenis nokturnal (yang mana aktif di malam hari).

Hilangnya habita atau tempat tinggal jenis burung ini merupakan ancaman utama bagi kehidupan jenis burung Betet kelapa Buru ini.

Sebab sbagian besar hutan dataran rendah pesisir sekarang ini sudah ditebang.

Selain itu untuk hutan di bagian selatan Buru juga sudah berkurang sebab ditebang pilih, atau telah rusak akibat kegiatan perladangan yang berpindah.

Dan saat ini hanya ada beberapa blok-blok hutan dataran rendah primer saja yang masihtersisa.

Sebagian besar hutan pegunungan di Burjuga masih bisa dikatakan relatif aman, meskipun tidak ada yang dilindungi.

Tinggalkan Komentar