Cara Merawat Ekor Murai Batu Yang Rusak Agar Bagus Kembali

Burung murai batu adalah salah satu jenis burung kicauan yan memiliki daya tarik di bagian fisik dan juga kicauannya. Daya tarik burung murai batu jika dilihat dari bentuk fisiknya yaitu pada bagian ekornya yang panjang.

Karena, burung murai batu tersebut nantinya akan dengan sendirinya memiliki ekor yang yang panjang dan bagus. Namun biasanya setelah ia menjalani proses mabung ketiga dan keempat.

Akan tetapi, terkadang kelakukan burung murai batu ini sendiri justru bisa menjadikan bulu ekornya sendiri menjadi rusak. Tidak hanya itu, terkadang burung murai batu itu bisa menjadi kehilangan kecantikan ekor panjang yang disebabkan putus atau rusak.

Penyebab Kerusakan Ekor Murai Batu

Penyebab Kerusakan Ekor Murai Batu
sumbercenel.com

Fisik dapat kurang indah jika ekor murai batu rusak. Pemelihara burung murai batu pastinya tidak menginginkan burung murai batunya memiliki ekor yang rusak dan tidak rapi.

Tidak mungkin juga jika pemilik burung akan mencabuti bulu ekor burung murai batunya. Sebab, jika sudah dicabut terlebih situasi bulu tetap fresh pastinya memiliki efek tinggi.

Antara lain yaitu pada bagian ekor tidak tumbuh dan jika tumbuh umumnya bisa tumbuh lebih pendek jika dibandingkan sebelumnya.

Untuk perilaku burung murai batu yang bisa mengakibatkan bulunya rusak diantaranyan yaitu:

1. Tersangkut pada ruji sangkar.
2. Rusak yang disebabkan oleh gaya bertarung yang terlalu agresif.
3. Rusak karena murai lain, jika murai tersebut nda letakkan dalam kandang koloni.

Cara Merawat Ekor Murai Batu Yang Rusak

Untuk cara merawat ekor murai batu yang rusak anda bisa melakukannya dengan menggunakan bahan yang alami.

Dengan Menggunakan Rebusan Air Sirih

Kutu yang ada pada bulu murai batu bisa menyebabkan bulu burung rusak. Sebaiknya anda meneliti, apakah di bulu-bulu tertentu (pangkal bulu ekor, leher, sayap) ada warna putih seperti tepung. Jika ada , biasanya terdapat di bagian yang dekat dengan batang bulu.

Apabila murai batu anda terserang kutu, maka harus segera ditangani dengan penyemprotan air daun sirih. Rebus daun sirih dan juga dengan airnya (jangan terlalu kental).

Air rebusan daun sirih tersebut bisa digunakan untuk menyemprot bulu murai batu selama tiga hari. Setiap selesai anda semprot, jangan langsung dibilas dengan air, namun biarkan dulu hingga sekitar 30 menit.

Perawatan Harian Agar Ekor Murai Batu Tetap Bagus

Cara Merawat Ekor Murai batu Yang Rusak
jenisburung.co

Penjemuran langsung ketika sudah mandi sebaiknya anda hindari. Sebab, penjemuran pada saat kondisi bulu basah, bisa mengakibatkan bulu terlihat / mudah rusak. Karena, pada saat bulu belum sempat ditata rapi oleh burung, kondisinya sudah kering. Jadi burung menjadi berantakan bulunya dan mudah rusak.

Jika sudah begitu, cara merawat ekor murai batu yang rusak agar tetap bagus yaitu dengan melakukan perawatan harian sebagai berikut:

1. Pegang ekor burung murai yang rusak dan ingin dirawat.
2. Semprot pangkal ekor tersebut dengan menggunkan air hangat.
3. Sesudah itu, anda bisa pijat dengan perlahan, dan pastikan berbagai macam kotoran bisa hilang dari ekor tersebut.
4. Dan sesudah bulunya kering, anda dapat melanjutkan cara merawat ekor murai batu yang rusak dengan mengoleskan air bawang merah pada ekor tersebut.

Cara merawat ekor murai batu yang rusak tersebut juga bisa anda terapakan untuk menjaga keindahan burung murai batu peliharaan anda.

Namun sebaiknya anda harus ingat, dalam melakukan perawatan ini, pastikan murai batu peliharaan anda tersebut tenang. Sebab, jika burung tidak tenang justru akan memperparah kerusakan bulu ekornya.

Tinggalkan Komentar