Cara Merawat Burung Puyuh Lomba Supaya Bisa Rajin Bunyi

Jenis burung kicauan yang dilombakan memang banyak seklai macamnya. Sudah banyak diketahui jika jenis burung kicauan yang banyak diikutkan dalam lomba yaitu burung Murai Batu, Kacer, Cucak Ijo, Kenari, Lovebird dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun tahukah anda jika burung Puyuh juga bisa dipelihara dan dilombakan dalam acara lomba burung kicauan. Perlu anda ketahui, jika ternyata minat terhadap burung Puyuh juga bisa menjadi semakin meningkat.

Bisa dikatakan demikian sebab dilihat dari munculnya beberapa lomba burung Puyuh yang ada di berbagai daerah. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan khusus supaya burung Puyuh bisa menjadi lebih rajin bunyi pada waktu lomba. Cara merawat burung Puyuh lomba juga hrus dilakukan dengan sebaik mungkin.

Burung Puyuh Lomba
bukalapak.com

Seperti kita ketahui bersama, sebenarnya buung Puyuh tidak merupakan jenis burung kicauan. Burung Puyuh adalah jenis burung yang kerap diambil telur dan dagingnya. Sehingga, jarang sekali orang yang mengikutkan burung Puyuh ke arena lomba, terlebih lagi untuk lomba kontes suara.

Namun untuk saat ini, lomba burung Puyuh lagi lagi viral setelah ada seseorang yang memposting lomba burung Puyuh di akun Facebook. Sesudah itu, banyak orang yang ikut-ikutan dalam membuka gantangan sendiri serta melakukan lomba kicauan untuk burung Puyuh.

Kriteria Burung Puyuh Lomba

Perlu Anda ketahui, ternyata burung Puyuh Lomba memiliki perawatan yang berbeda dengan jenis burung Puyuh yang digunakan untuk ternak. Karena, burung ini yang dilombakan suaranya dan tidak menilai telur atau dagingnya.

Sebelum anda semua melakukan perawatan burung Puyuh Lomba, sebaiknya anda semua memilih burung Puyuh kriteria lomba. Pada umumnya burung Puyuh yang diguankan untuk lomba memiliki jenis kelamin jantan. Sebab, yang jantan biasanya akan rajin bunyi dengan durasi cukup panjang, mental fighter, serta tidak demam panggung.

Burung Puyuh yang berjenis kelamin jantan tidak memiliki corak bercak-bercak hitam di bagian dada, atau polos. Sedangkan untuk yang burung Puyuh betina memiliki motif garis bercak-bercak titik hitam yang ada pada bagian leher sampai dada.

Suara burung Puyuh jantan lebih keras dari burung Puyuh betina. Selain itu, suara burung Puyuh jantan lebih keras dan kasar ketimbang burung Puyuh betina.

Berat badan burung Puyuh jantan lebih ringan dari burung Puyuh betina. Sehingga, rata-rata burung Puyuh betina terlihat lebih besar dari burung Puyuh jantan.

Untuk jenis burung Puyuh yang bagus untuk lomba yaitu yang berkelamin jantan. Lalu untuk badan burung Puyuh ini terlihat lebih ramping berisi supaya tidak mudah lemas saat lomba. Pada umumnya burung Puyuh lomba lebih agresif dan kepalanya juga terus mendongak ke atas.

Cara Merawat Burung Puyuh Lomba

Cara Merawat Burung Puyuh Lomba
m.jitunews.com

Cara merawat burung Puyuh lomba yang pertama yaitu dijemur setiap hari dengan durasi 15 sampai dengan 60 menit. Tujuannya supaya burung Puyuh bisa menjadi rajin bunyi serta bisa terhindar dari kutu.

Jika memiliki lahan, sebaiknya burung Puyuh diumbar pada loksi yang berpasir setiap beberapa hari sekali. Burung Puyuh juga gemar mandi pasir untuk menghilangkan stres.

Apabil jenis burung lain kerap dimandikan, cara merawat burung Puyuh lomba ini cukup dimandikan seminggu sekali. Burung Puyuh juga menyukai tempat yang terang. Dengan demikian, saat malam, berikan lampu di dekat kandangnya.

Berikan juga pakan bergizi untuk burung Puyuh, misalnya saja seperti voer ayam, milet putih serta pemberian beras merah. Anda juga bisa memberikan pakan berupa ulat kandang, jangkrik, dan lain-lain.

Tinggalkan Komentar