Cara Merawat Burung Pare-Pare Agar Sehat dan Gacor

Burung pare-pare merupakan salah satu jenis burung kicauan bertubuh mungil yang juga sering disebut sebagai burung cikrak daun. Hal ini disebabkan karena jenis burung kicauan ini memiliki warna tubuh yang mirip dengan warna daun.

Memang ada beberapa sebutan yang diberikan untuk jenis burung ini, yang sesuai dengan daerah masing-masing. Misalnya saja ada yang menyebut burung pare-pare ini dengan nama jenis burung tralis, pare-pare, blereng, atau burung sirlis.

Burung pare-pare ini juga mempunyai ukuran tubuh yang kecil yang memiliki panjang kurang lebih sekitar 11cm. Perlu anda ketahui, jika burung pare-pare ini juga hampir mirip dengan burung pleci.

Sebab, jika dilihat dari ciri fisiknya memiliki warna yang sama dengan burung pleci. Akan tetapi, perbedaannya pada burung pare-pare hanya memiliki warna hijau kehitaman yang ada di bagian atas kepalanya.

Sedangkan untuk yang ada pada bagian dada dan sayangnya memiliki warna hijau kekuningan. Burung pare-pare ini juga banyak dipelihara oleh sebagain para pecinta burung kicauan. Sebab, cara merawat burung pare-pare ini juga bisa dikatakan cukup mudah.

Membedakan Jenis Kelamin Burung Pare-pare

hbw.com

Namun untuk masalah sexing pada burung Pare-pare ini bisa dikatakan tidak mudah. Hal ini disebabakan karena penampilan burung jantan sekilas hampir sama dengan burung yang betina.

Namun, terdapat juga beberapa tengara yang bisa membantu anda semua pada waktu melakukan sexing. Khususnya pada saat berada di pasar burung, dan di sana tersedia beberapa ekor burung ini.

Postur tubuh dan kepala burung yang berjenis kelamin jantan pada umumnya lebih kecil jika dibandingkan jenis burung yang betina. Burung betina tak hanya bertubuh lebih besar, namun pada bagian lehernya juga terlihat pendek.

Dan yang paling mencolok yaitu pada posisi burung betina pada waktu burung ini berdiri terlihat seperti sedang jongkok, dengan menaikkan bagian tunggirnya.

Cara Merawat Burung Pare-pare

flickr.com

Cara merawat burung pare-pare ini mungkin banyak kesamaan dengan cara merawat jenis bueung yang lainnya. Yakni burung ini membutuhkan asupan pakan yang banyak terdapat kandungan nutrisi supaya burung ini tidak mudah merasa lemas.

Hal tersebut dapat diperoleh dengan melalui pemberian pakan tambahan di setiap harinya. Misalnya saja seperti kroto, ulat kandang, jangkrik kecil maupun jenis serangga yang lainnya.

Supaya burung pare-pare ini kondisinya tetap fit dan rajin berkicau, maka cara merawat burung pare-pare jangan lupa diberi multivitamin khusus burung.

Cara merawat burung pare-pare selanjutnya yaitu sebaiknya anda melakukan pengembunan dimulai pada pagi hari. Biarkan burung tersebut dikeluarkan pagi-pagi hari sekali untuk merasakan terbitnya matahari. Sebab, matahari pagi dinilai sangat sehat untuk jenis burung, selain itu juga dinilai sangat baik untuk melatih mental burung.

Makanan Burung Pare-pare

Makanan burung ini yaitu berupa voer lembut atau halus. Apabila memakai voer kasar. Anda bisa menghaluskan menggunakan blender atau ditumbuk hingga halus.

Di tiap pagi, burung diberi 1 sendok teh kroto. Sesudah dimandikan , burung diangin-anginkan serta diberikan extra fooding (EF). Misalnya saja seperti jangkrik kecil atau ulat kandang secukupnya. Penjemuran dilakukan selama 30 sampai dengan 60 menit saja.

Yang terpenting untuk cara merawat burung pare-pare ini yaitu kebutuhan nutrisi dari pakan utama maupun EF, seperti vitamin dan mineral. Jadi jangan sampai burung peliharaan anda ini kekurangan vitamin atau mineral. Jadi penting sekali untuk memberikan vitamin pada burung.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.