Cara Membedakan Burung Jongkangan Jantan dengan Betina

Cara membedakan burung Jongkangan jantan dengan betina cukuplah mudah. Burung yang biasa disebut dengan burung Cincoang ini cukup populer. Hal ini dikarenakan burung jenis ini banyak diminati oleh para penggemar burung kicau.

Burung kecil ini mempunyai suara yang merdu serta sanggup menirukan beragam suara burung lain yang telah terbiasa didengarnya.

Cara Membedakan Burung Jongkangan Jantan dengan Betina
jalaksuren.net

Cara Membedakan Burung Jongkangan Jantan dengan Betina

Burung Jongkangan atau Cingcoang merupakan salah satu jenis burung pemakan serangga serta jenis binatang kecil lainnya seperti cacing, tempayak, keong, atau siput.

Jenis burung ini mempunyai habitat di hutan, perbukitan serta pegunungan. Hampir sama dengan jenis burung kicau lainnya, burung Jongkangan mempunyai suara kicauan yang cukup bervariasi serta volume yang cukup keras bagi burung jantannya.

Pada umumnya burung Jongkangan mempunyai warna coklat kemerah-merahan serta sedikit warna putih pada bagian dadanya. Dengan ukuran tubuh yang relatif mungil yakni kurang lebih sekitar 10 cm.

Meskipun memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, jenis burung ini tidak kalah bagus dari burung kicau lainnya pada saat berkicau. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan para penggemar burung kicau untuk memeliharanya sebagai burung peliharaan di rumah.

Akan tetapi, hampir sebagian besar para penggemarnya memelihara burung ini sebagai burung masteran. Hal ini dikarenakan burung Jongkangan atau burung Cingcoang memiliki variasi suara yang cukup menarik dengan speed yang cukup rapat. Ini termasuk cara membedakan burung Jongkangan dengan jenis lainnya.

Ciri Burung Jongkangan

Ciri-ciri burung Jongkangan jantan antara lain pada burung Jongkangan jantan lebih sering mengeluarkan kicau. Pada bagian bulu, burung Jongkangan jantan mempunyai warna coklat tua serta pada bagian dadanya terdapat warna putih.

Cara membedakan burung Jongkangan, pada umumnya jantan mempunyai warna paruh pada bagian bawah dengan warna hitam serta bentuk paruh yang agak panjang dan kokoh.

Pada bagian kakinya memiliki ukuran yang lebih panjang serta postur tubuh yang lebih tegap. Burung Jongkangan jantan memiliki irama lagu yang lebih bervariasi atau tidak monoton.

Suara kicauannya lebih nyaring serta ngeroll. Bagian kepala tampak lebih besar. Selain itu, juga Jongkangan jantan memiliki ekor yang menyatu atau tidak mengembang pada saat bertengger.

Sedangkan pada burung Jongkangan betina memiliki ciri sebagai berikut. Burung Jongkangan betina mempunyai warna bulu yang cenderung coklat muda serta agak kekuning-kuningan. Dengan postur tubuh yang kecil dan pendek dari burung jantan.

Pada paruh bawah memiliki warna yang cenderung keabu-abuan agak putih serta mempunyai paruh dominan lebih pendek. Burung Jongkangan betina mempunyai ukuran kaki yang lebih pendek dengan posisi berdiri yang sedikit membungkuk.

Cara membedakan burung Jongkangan, betina memiliki suara yang cenderung monoton dan mempunyai volume yang lebih tipis jika dibandingkan dengan burung Jongkangan jantan. Selain itu, Jongkangan betina mempunyai buntut yang mengembang pada saat bertengger.

Cara Membedakan Burung Jongkangan Jantan dengan Betina
kicaumania.me

Cara Perawatan Jongkangan

Perawatan burung Jongkangan dapat dilakukan dengan cara sebelum dimandikan. Disarankan agar burung tersebut untuk diangin-anginkan terlebih dahulu kurang lebih 30 menit.

Selanjutnya, burung dapat dimandikan sesuai dengan kebiasaan burung Jongkangan yang anda miliki. Kemudian burung tersebut dapat anda jemur selama 1 jam. Setelah itu, anda jemur gantang serta diamkan burung selama 10 menit.

Lalu anda dapat memberikan makanan yang berupa voer dan pemberian extrafooding seperti jangkrik, kroto, ulat Hongkong, ulat kandang dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui cara membedakan burung Jongkangan jantan dengan betina serta bagaimana cara perawatannya, maka hal ini dapat memberikan kemudahan bagi anda yang akan memelihara jenis burung Jongkangan tersebut.