Habitat Burung Cangak Abu dan Wilayah Persebaran

Cangak abu merupakan salah satu jenis burung yang berukuran besar mencapai 92 cm. Nama ilmiah dari burung ini Ardea cinerea, masuk ke dalam jenis burung kuntul-kuntul. Nama Inggrisnya dari burung ini Grey Heron.

Habitat Burung Cangak Abu dan Wilayah Persebaran
pixabay.com

Ciri-ciri Burung Cangak Abu

Biasanya burung cangak dewasa berukuran besar dengan warna putih bercampur abu-abu dan sedikit campuran hitam. Saat terbang burung dewasa akan terlihat garis di matanya, bulu terbang, jambul, bahu, dan dua buah garis yang ada di dadanya juga berwarna hitam.

Namun pada bagian kepala, leher, dada serta punggungnya berwarna putih dengan coretan garis kebawah. Pada keseluruhan bulu burung dewasa berwarna abu-abu.

Ciri-ciri yang membedakan dengan burung yang masih muda ialah pada kepala burung yang masih muda berwarna lebih abu-abu dan sama sekali tidak tampak hitamnya.

Sedangkan pada garis mata burung muda ini berwarna kuning, pada kaki berwarna hitam, dan paruh yang berwarna kuning sedikit kehijauan.

Habitat Burung Burung Cangak Abu

Burung ini menyukai daerah yang basah atau berair yang tersebar di seluruh sunda besar, umumnya dijumpai di daerah pesisir pantai.

Terkadang burung ini juga dijumpai pada danau-danau yang berada di daerah pedalaman dengan ketinggian 900 meter dari permukaan laut.

Mencari makanan ikan air tawar yang membuat burung ini hidup di daerah basah. Ardea cinera mencari ikan dengan cara menyusurkan paruh dan kepalanya kedalam air.

Kibasan burung dewasa sangat terlihat berat, setelah mencari makan burung ini beristirahat di dahan-dahan pohon di sekitar tempat mencari makan.

Hanya berdiri menggunakan satu kaki saat menunggu ikan, invertebrata serta mamalia kecil yang lewat di depannya.

Biasanya burung Ardea Ciberea hidupnya secara koloni atau berkumpul dengan yang lain. Kadang juga berkumpul dengan jenis kuntul lainnya.

Bertelur pada setiap periode kembangbiaknya, jumlah telur dalam sekali berkembangbiak bisa 3 sampai 4 butir. Telur-telurnya biasanya diletakkan pada puncak kanopi pohon yang dirasa tinggi.

Ardea Cinerea berkembangbiak pada bulan Januari sampai bulan Juni. Sehingga pada bulan-bulan ini pasti akan terlihat burung membawa ranting untuk membuat sarang.

Persebaran Burung Ardea Cinerea

Habitat Burung Cangak Abu dan Wilayah Persebaran
pixabay.com

Burung ini mempunyai persebaran yang cukup luas mulai dari Afrika, Eropa, Asia, Erasia, Filipina, sampai Indonesia.

Di daerah Pulau Kalimantan juga terkadang dijumpai, namun disana burung cangak ini diduga hanya berperan sebagai burung pengunjung saja.

Habitat burung cangak abu di daerah mangrove pantai tiris wilayah Indramayu terancam rusak karena penebangan pohon dan alih fungsi lahan dan ini dikhawatirkan akan mengganggu populasi burung.

Di wilayah Yogyakarta tepatnya di hutan yang dikembangkan UGM setiap sore ada burung berwarna abu-abu yang mengelilingi hutan kota tersebut.

Burung cangak abu memang menjadi penghuni hutan kota yang ada di persimpangan jl Kaliurang dan Selokan Mataram.

Maka saat anda melintasi daerah tersebut akan tercium bau kotoran dari burung ini, karena memang populasi di hutan kota cukup banyak.

Perbedaan Dengan Burung Cangak Merah

Berbeda dengan burung cangak merah yang periode kembangbiaknya pada bulan April sampai dengan bukan Juli. Cangak merah bertelur lebih banyak daripada Ardea Cinerea bisa sampai 6 butir dalam sekali periode.

Dalam 23 hari saja telur yang dierami sudah menetas. Setelah menetas semua, maka indukan cangak merah akan mengasuh anak-anaknya sampai bisa terbang. Cangak merah sering dijumpai di daerah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sampai Kalimantan.

Berbeda dengan burung cangak abu, cangak merah cenderung lebih suka mencari makanan pada waktu menjelang sore hari dan pada pagi hari.