Mengenal Burung Sepatu Jengger yang Suka Hidup Di Rawa

Di alam ini terdapat berbagai jenis burung yang memiliki karakteristik yang unik. Ada jenis burung dengan kemampuan terbang tinggi, bahkan juga ada jenis burung yang tidak bisa terbang. Ada juga berbagai macam jenis burung yang suka hidup di daerah rawa. Salah satunya yaitu, Burung sepatu jengger.

Burung Sepatu Jengger
generasibiologi.com

Ciri Khas Burung Sepatu Jengger

Burung sepatu jengger dewasa ukurannya agak kecil dengan panjang sekitar 23 cm. Untuk keseluruhan bulu tubuh burung ini berwarna hitam dan putih.

Kemudian, di bagian kepalanya ada ciri khas yang sangat mencolok. Diantaranya terdapatnya jengger yang berwarna merah khas. Jengger burung ini mirip sekali dengan jengger yang ada pada ayam.

Lalu untuk mantel bulu coklat dengan warna yang tampak seperti perunggu mengkilap. Pada bagian mahkota, punggung dan bagian dadanya berwarna hitam.

Kemudian, pada bagian ekor, tungging dan bagian sisi lambung memiliki warna hitam. Tenggorokan burung jengger ini juga memiliki warna putih. Bagian leher dan sisi mukanya berwarna kuning keemasan.

Burung yang suka hidup di daerah rawa ini bagian perutnya berwarna putih. Warna iris matanya yaitu coklat, dengan paruh merah dengan bagian ujung atau tip yang berwarna hitam. Kakinya yang panjang ini berwarna abu-abu. Jari kaki burung rawa ini juga terlihat sangat panjang sekali.

Daerah Persebaran Burung Sepatu Jengger

Daerah persebaran burung ini yaitu di Australia. Meliputi daerah yang berada di jalur Wallace serta ada juga yang di Kalimantan bagian tenggara.

Burung dengan jengger merah ini terlihat suka berjalan di atas air. Biasanya mereka suka berjalan di daun teratai di daerah kolam atau danau kecil sambil mencari berbagai jenis makanan.

Habitat dan Kebiasaannya

Sub spesies burung sepatu jengger atau Irediparra gallinacea juga tersebar di berbagai wilayah lain. Diantaranya berada di pulau Kalimantan Selatan, Mindanao, Sulawesi, Manado, dan Sunda Kecil.

Sama halnya dengan burung sepatu lainnya. Burung ini sering kerap menghuni rawa – rawa dan lahan basah air tawar. Biasanya burung ini akan memilih daerah berair dengan tipe tumbuhan yang mengapung pada permukaan air. Misalnya saja seperti eceng gondok atau tumbuhan teratai.

Dengan memiliki jari kaki yang sangat panjang, tak heran jika burung ini mampu berjalan di atas tumbuhan air mengambang. Burung ini suka makan biji-bijian dan juga berbagai jenis serangga.

Burung sepatu jengger ini biasanya akan membuat sarang di atas tumbuhan air yang mengambang seperti di tumbuhan eceng gondok.

Pada saat memasuki musim berkembang biak, biasanya burung ini akan menghasilkan telur sebanyak 4 butir. Ciri telur burung sepatu yaitu berwarna coklat pucat dengan coretan hitam. Telur-telur tersebut nantinya akan dierami oleh indukan yang jantan.

Burung sepatu ini juga akan mengeluarkan pekikan suara yang terdengar seperti suara seruling.

Perjumpaan

Di Pulau Lombok sebenarnya sangat jarang sekali dijumpai jenis burung ini. Karena, daerah ini bukan habitat yang cocok untuk burung sepatu ini.

Akan tetapi, para pengamat burung secara tidak sengaja pernah melihat burung ini pada saat berkunjung ke penampungan air di bandara internasional Lombok. Awalnya pengamat tersebut datang untuk mengamati burung elang tikus.

Akan tetapi tampak 2 ekor burung sepatu jengger yang terlihat sedang mencari makan di atas permukaan tumbuhan air eceng gondok. Tepatnya burung tersebut sedang berdiri di tepi kolam yang memiliki luas hampir 2 hektar.

Update Info Terbaru