2 Jenis Burung Paruh Ganas dan Tajam Yang Hidup Di Air

Burung yang ada di dunia ini hidup di daratan dan ada juga yang hidup di wilayah perairan.Burung air merupakan jenis-jenis burung yang hidup pada wilayah perairan.

Misalnya saja seperti di daerah kolam, rawa, danau, sungai dan juga sekitar perairan laut. Dari pada dengan burung yang hidup di daratan, jenis burung air mempunyai bentuk paruh yang tampak lebih bervariasi.

Paruh yang bermacam-macam ini terbentuk dengan proses adaptasi yang panjang. Bentuk paruh pada umumnya menggambarkan jenis makanan burung itu dan bagaiman bagaimana cara burung itu memperoleh makanannya.

Beberapa jenis burung air ada yang memiliki paruh yang begitu ekstrim, sehingga tampilannya yang sangat berbeda dengan burung air. Berikut ini jenis burung paruh ganas dan tajam.

1. Burung Bangau Tongtong

Burung Paruh Ganas
Burung Paruh Ganas

Bangau Tongtong merupakan keluarga burung bangau yang ukuran tubuhnya sangat besar dengan leher serta kaki panjang. Lain dengan burung kuntul, kowak serta burung air lainnya.

Burung bangau Tongtong lebih suka pada habitat yang kering. Burung ini menyebar pada daerah Tropis serta sub-topis pada seluruh dunia.

Paruh dari Bangau Tongtong panjang, besar dan sedikit melengkung dan pastinya sangat tajam dan kokoh.

Paruh ini dipakai untuk menangkap mangsa yang terdiri atas ikan, katak, serangga, cacing, burung kecil juga mamalia kecil.

Terkadang, bangau Tongtong mendatangi tempat sampah guna mencari sisa makanan serta bangkai. Bangau Tongtong tidak punya syrinx. Jadi tidak bisa mengeluarkan suara atau bisu.

Ciri Bangau Tongtong

Ciri yang ada pada jenis burung paruh ganas ini yaitu punya tinggi kurang lebih 110-120 cm, berat 5 kg serta rentang sayap 210 cm. Spesies ini merupakan yang terkecil pada genus Leptoptilos.

Bagian atas tubuhnya serta bagian sayapnya berwarna hitam. Akan tetapi perut, kalung leher serta bagian bawah ekor warnanya putih.

Kepala serta lehernya botak, dengan bulu kapas putih halus di bagian mahkota. Paruhnya memiliki warna pucat, panjang, serta tebal.

Burung muda warnanya semakin kusam daripada burung dewasa. Burung ini, seperti jenis-jenis bangau lainnya, suka makan ikan, kodok, kadal, serangga besar, dan masih banyak lagi.

Sarang dari burung bangau tongtong juga sangat besar dengan diameter mencapai lebih dari satu meter yang tebalnya ketebalan mencapai 1 meter juga.

Pada umumnya mereka akan bertelur kurang lebih 3 sampai 4 butir sebelum dierami. Mereka memang sangat tenang, namun saat ada di sarang mereka kerap sekali membuat suara-suara. Misal seperti mencicitkan paruhnya, mendesis ataupun mengerang.

2. Burung Frigate atau Cikalang

Burung Frigate atau Cikalang
Burung Frigate atau Cikalang

Frigate termasuk burung laut yang ukurannya besar. Persebaran burung ini pada seluruh lautan di dunia. Serta kerap berkelana hingga ke pesisir pantai di Indonesia.

Burung ini merupakan penerbang akrobatik sehingga Frigate juga masuk pada kategori burung tercepat di dunia. Paruh burung ini yang agak memanjang, kokoh yang ujungnya berkait.

Paruh ini bermanfaat untuk menyambar ikan terbang serta ikan kecil lainnya. Yang melompat pada permukaan air pada waktu dikejar dikejar oleh pemangsa besar. Misalnya seperti Cakalang, Marlin, Tuna serta Lumba-Lumba.

Frigate juga dikenal sebagai perampok yang merampas ikan yang dibawa oleh burung lain.

Menggunakan paruh berkaitnya yang kuat, burung ini akan mematuk serta akan memaksa burung lain untuk melepaskan ikan yang telah dibawanya.

Pada waktu ikan melayang dan jatuh, akan terbang menukik, lalu menyambar ikan itu yang kemudian membawanya pergi. Sifat Cikalang yang suka merampas ini disebut sebagai Kleptoparasit.

Tinggalkan Komentar