Inilah 3 Jenis Burung Paling Aneh Yang Ada Di Dunia

Di Dunia ini banyak sekali jenis burung yang tersebar di berbagai wilayah. Dan jenis jenis burung tersebut memiliki keunikan dan keistimewaan masing masing.

Ada yang memiliki bentuk tubuh yang sangat besar ada juga yang mempunyai bentuk tubuh yang sangat kecil sekali. Kicauannya juga sangat bervariasi.

Tak hanya itu saja, di dunia ini juga banyak jenis burung paling aneh, baik itu dari bentuk, suara, dan juga dari warnanya. Untuk lebih jelasna dibawah ini akan diulas mengenai jenis burung paling aneh yang bisa ditemukan di Indonesia.

Burung Resplendent Quetzal

Burung Paling Aneh
Burung Paling Aneh

Burung resplendent quetzal dapat kita jumpai di Meksiko dan bagian barat Panama. Panjang burung ini kurang lebih sekitar 36 cm, ditambah 66 cm pada bagian ekor pada burung jantan.

Berat burung ini kurang lebih 2,1 kg. Burung ini termasuk yang terbesar di Ordo Trogon. Mereka mempunyai apa yang tampak sebagai bola yang sedang mengisap bagian kepala mereka.

Burung resplendent quetzal ini juga memiliki beraneka warna pada bulunya. Burung pemakan buah dan juga serangga ini punya suara yang terdengar mirip anjing yang sedang merintih serta berulang membosankan.

Burung yang didominasi dengan warna tubuh hijau, dengan warna merah pada bagian dada serta arsiran hitam ini dijumpai di Meksiko serta wilayah Panama Barat.

Burung Resplendent Quetzal jantan mempunyai panjang ekor sampai dengan mencapai 66 cm. Burung ini juga termasuk kategori burung paling cantik di dunia.

Helmeted Hornbill atau Enggang Gading (kepala dan paruh besar)

Burung Enggang Gading
Burung Enggang Gading

Burung paling aneh ini ditemukan di Semenanjung Malaya, Kalimantan, serta wilayah Sumatera. Bagian kepala dan paruhnya sangat besar, ini yang membuat burung ini terlihat aneh.

Bulu–bulu burung ini dominan dengan warna hitam. Satu-satunya warna lain pada bulu yaitu putih di antara perut serta bagian ekor burung.

Burung enggang gading pada umumnya mempunyai kepala dan juga keriput pada bagian tenggorokan yang berwarna merah pada burung jantan. Kemudian warna biru pada burung betina. Kepala burung seberat 10 % dari 5,9 sampai dengan 6,8 pon berat badannya.

Burung Hoopoe atau Burung Hud Hud

Burung Hoopoe
Burung Hoopoe

Burung yang punya warna bulu yang indah dan juga jambul unik ini termasuk jenis burung yang masih punya hubungan kekerabatan dengan rangkong ataupun enggang.

Penamaan hoopoe itu ternyata juga disesuaikan dengan suara panggilannya yang melengking dan jika didengar seperti suara “hoops..hoops.

Pada saat merasa terancam, burung ini akan menyemprotkan kotorannya pada mata binatang yang mencoba menyerangnya.

Ini yang jadi keunikannya, burung hud-hud akan membalikkan tubuhnya serta mengarahkan pantatnya pada hadapan musuhnya.

Apabila strategi ini tidak berhasil, ataupun tidak tepat pada sasaran, maka hud-hud akan menyelimuit tubuhnya dengan bau yang begitu busuk.

Ternyata burung ini punya kelenjar khusus pada dekat kloaka, yang dapat menghasilkan zat yang berbau dengan begitu busuk.

Pada saat burung terancam, dia akan menggosokan zat itu pada bagian bulu-bulunya. Selanjutnya menutupi seluruh tubuhnya dengan bau itu. Jika dapat diibaratkan, baunya sama seperti daging yang telah busuk.

Kelenjar yang berbau busuk itu tidak hanya berfungsi untuk alat pertahanan diri, namun juga mampu menolak parasit, sebagai anti-bakteri. Kemudian juga bisa melindungi burung dari bermacam penyakit.

Burung ini bisa dijumpai pada kawasan Afro-Eurasia. Burung ini dikenali melalui bulu mahkotanya. Hud hud dengan berat 1,6-3,1 ons ini punya paruh yang bisa tetap terbuka sebab mereka menyosor tanah untuk mencari makanan.

Sayap burung ini melebar serta bulat, mirip sayap kupu-kupu. Bisa dimungkinkan hoope untuk punya kekuatan terbang yang di atas rata-rata dari burung lain.

Tinggalkan Komentar