Mengenal Burung Kirik-Kirik Laut (Merops philippinus) Yang Cantik

Burung kirik-kirik laut (Merops philippinus) merupakan salah satu jenis burung pemakan serangga yang memiliki warna bulu yang cantik.  Keberadaan burung ini di juga cukup merata tersebar di berbagai daerah.

Selain itu, jenis burung Kirik-Kirik ini memiliki perilaku yang aneh. Sebab, burung ini suka membangun sarang dengan cara melubangi tanah yang berbentuk gundukkan. Burung ini memiliki paruh yang cukup panjang layaknya burung penghisap madu.

flickr.com

Ciri Khas Burung Kirik-Kirik Laut

Ciri khas burung Kirik-kirik Laut atau Merops Philippinus ini ukurannya cukup besar dari pada dengan jenis burung Kirik-Kirik lainnya. Panjang burung ini bisa mencapai 30 cm. Badannya juga memiliki corak warna yang tergolong cukup indah dan bervariasi.

Warna bulunya meliputi hitam, coklat zaitun, hijau zaitun, dan juga biru muda. Warna hitam bisa kita lihat pada bagian sekitar matanya berupa garis tebal yang tampak panjang. Tak hanya itu saja, pada bagian ujung sayapnya juga berwarna hitam yang tersapu warna biru muda.

Selanjutnya pada bagian atas kepala, tengkuk, tenggorokan, dan dadanya diselimuti oleh warna coklat zaitun. Lalu di bagian punggung atas, sayap, perut, dan tunggirnya memiliki warna hijau zaitun. Bagian punggung tengah sampai belakang, ujung sayap, serta bagian ekornya berwarna biru muda.

Ciri khas burung Kirik-Kirik Laut selanjutnya yaitu bagian paruhnya yang berwarna hitam pekat. Paruhnya juga panjang dan melengkung di bagian ujungnya dan agak tebal.

Bagian ekor yang berwarna biru muda juga berukuran agak panjang. Pada bagian ekor juga ditumbuhi bulu melebihi sisi kanan dan kiri ekornya. Kakinya yang tidak terlalu besar berwarna hitam kecoklatan.

Habitat dan Makanan Di Alam Liar

Di alam liar burung Kirik-Kirik Laut pada umumnya sering dijumpai di area dataran rendah. Selain itu juga berada di area pegunungan yang memiliki ketinggian mencapai 1200 meter di atas permukaan laut.

Biasanya, burung ini juga berada di tanah yang bergunduk-gunduk atau di area tebing perbukitan. Burung ini memiliki kebiasaan bersarang dengan membuat lubang-lubang sebesar bola pingpong pada area sekitaran gundukan tanah tersebut.

Wilayah hutan yang dijadikan sebagai tempat tinggalnya di Indonesia yaitu di hutan sekunder, mangrove, rawa-rawa, bahkan juga di area persawahan. Pada saat burung ini mencari makanan , biasanya akan terbang dan bertengger di atas ranting pepohonan.

Di alam liar, burung ini akan menangkap dengan menyambar mangsanya saat terbang di langit. Makanan burung ini berupa serangga yang berukuran sedang. Diantaranya seperti lebah, kumbang, capung, dan juga belalang.

Populasi

Jika dibandingkan dengan burung Kirik-kirik Senja atau burung Kirik-kirik Biru, populasi Kirik-kirik laut di alam ini jumlahnya lebih melimpah.

Kemudian untuk karakternya, burung kirik-kirik merupakan burung yang suka berkoloni. Akan tetapi, burung ini terkadang hanya terlihat sepasang saja.

Dalam satu ranting pohon yang kering bisa dihinggapi empat hingga enam ekor. Bahkan jumlah yang bertengger bisa juga mencapai sebanyak 25 ekor.

Suara kicauan burung ini memang kurang menarik perhatian jika dibandingkan dengan burung kicauan lainnya. Maka dari itu, ancaman perburuan burung ini jumlahnya tidak seberapa. Jadi, populasinya terbilang cukup aman.

Meskipun demikian, secara ekologi keberadaan burung Kirik-kirik Laut di alam ini terbilang sangat penting. Sebab, burung ini bisa mengurangi populasi hama yang biasa menyerang tanaman padi atau jagung. Jadi, keberadaan burung ini cukup menguntungkan para petani.

Komentar