Serba-Serbi Maskot Jawa Tengah, Burung Kepodang Emas

Karakterteristiknya yang menarik membuat pemerintah Jawa Tengah menjadikannya sebagai maskot. Apa saja yang membuatnya menarik dan bagaimana cara perawatannya? Simak ulasannya berikut ini!

Bagi Anda yang baru merintis hobi burung kicau, burung Kepodang Emas mungkin masih cukup asing di telinga. Hal ini dikarenakan Kepodang Emas lebih banyak dipelihara sebagai burung hias.

Saat ini cukup jarang orang yang memeliharanya sebagai burung kicau. Selain karena harganya yang mahal, jumlahnya pun sudah semakin langka di habitat aslinya. Tidak hanya itu, Kepodang Emas juga diyakini oleh masyarakat Jawa memiliki mitos tertentu.

Dalam budaya Jawa, burung Kepodang Emas merupakan perlambang keselarasan, kekompakan dan budi pekerti yang indah.

Dengan warna bulunya yang kuning keemasan, burung Kepodang Emas selaras dengan simbol kejayaan dan kemakmuran. Itu sebabnya, burung ini banyak dimiliki oleh para pembesar-pembesar Jawa di masa lalu.

Dengan tampilan warna bulu yang sangat indah, rapi, serta kegemarannya membersihkan diri. Burung Kepodang Emas memunculkan sebuah mitos jika ibu hamil memakan daging burung ini, dia akan melahirkan anak yang tampan atau cantik. Tradisi ini pun masih dilakukan sampai sekarang. Terutama saat ritual ‘selametan tujuh bulanan’ kehamilan.

Ciri-Ciri Dan Sifat Burung Kepodang Emas

Burung Kepodang emas – ms.wikipedia.org

Burung yang memiliki nama latin Oriolus chinensis ini, ciri utamanya adalah bulunya berwarna kuning keemasan dengan motif hitam di kepala. Burung ini memiliki paruh memanjang berwarna putih seperti gading, dengan panjang badan sekitar 25 cm dari paruh hingga ekornya.

Burung Kepodang memiliki karakteristik merubah warnanya dari anakan yang berwarna cenderung lebih gelap—disebut juga Kepodang Batu—menjadi kuning terang keemasan.

Setelah mengalami pendewasaan, bulu-bulu gelapnya akan rontok dan berganti dengan warna kuning yang semakin jelas dan terang. Pada fase ini, Kepodang Batu biasa disebut dengan burung Kepodang Kapur karena memiliki warna yang mirip dengan warna kapur.

Selanjutnya warna kuning dari Burung Kepodang akan semakin tampak terang serupa warna keemasan sehingga kemudian disebut Kepodang Emas. Warna keemasan ini biasanya baru muncul pada usia 1,5 tahun.

Fauna yang dijadikan maskot Provinsi Jawa Tengah ini memiliki suara yang amat nyaring.  Kicauannya seperti seruling atau seperti siulan. Burung ini juga kerap membunyikan paruhnya seperti suara “ckckck” dengan cukup keras.

Burung Kepodang Emas pandai menirukan suara burung-burung lain, di antaranya burung Ciblek, burung Prenjak atau burung Penthet. Itu sebabnya, burung Kepodang Emas juga sering dijadikan partner melatih kicauan.

Cara Merawat Burung Kepodang Emas

Burung kepodang – andhikapamungkas.wordpress.com

Burung Kepodang termasuk dalam famili oriolidae dan genus oriolus. Untuk pakannya, bisa diberikan buah-buahan segar seperti apel, jambu biji dan pisang. Untuk menunjang kesehatan dan kicauannya, bisa juga ditambahkan voer dan jangkrik.

Dengan panjang tubuh sekitar 25 cm, Anda membutuhkan sangkar yang cukup besar untuk memeliharanya. Burung Kepodang juga sangat senang dengan tempat yang bersih, sehingga Anda harus rajin membersihkan sarangnya. Karena sifatnya inilah, burung Kepodang dianggap sebagai burung yang cukup merepotkan dan sering disebut burung pesolek.

Selanjutnya warna kuning dari Burung Kepodang akan semakin tampak terang serupa warna keemasan sehingga kemudian disebut Kepodang Emas. Warna keemasan ini biasanya baru muncul pada usia 1,5 tahun.

Setiap pagi hari Anda bisa menjemurnya sekalian membersihkan kandang dan memberikan jangkrik sebanyak dua atau tiga ekor. Atau Anda juga bisa memberikan ulat bambu dan mengganti buahnya. Burung Kepodang sangat menyukai tempat yang agak tinggi. Jadi, saat penjemuran, Anda bisa menggantung sangkarnya selama 1 hingga 2 jam.

Harga Burung Kepodang Emas

Kepodang Emas – omkicau.com

Kepodang Batu atau Kepodang bakalan (bibit anakan) bisa Anda dapatkan dengan harga Rp100.000 hingga Rp250.000.

Adapun Kepodang Emas yang sudah berwarna kuning keemasan bisa berharga di atas Rp1.000.000. Oleh karena harganya cukup mahal, sejumlah penggemar burung hias dan burung kicau menjdaikan Kepodang Emas sebagai kebanggan dan Primadona.

Tinggalkan Komentar