Waspada Burung Jalak Putih Palsu di Pasaran

Adanya praktik penipuan dalam penjualan burung kicau tidak hanya terjadi dalam penjualan dunia online saja.

Akan tetapi sekarang ini pun kembali marak terjadi bermacam praktik penyemiran di dalam penjualan burung kicauan. Khususnya oleh oknum pedagang yang berada di pasar burung.

Banyak pecinta burung pemula yang telah menjadi korban. Kita harus tau bagaimana seharusnya kita menyikapi masalah ini.

Dibutuhkan kewaspadaaan ekstra supaya Anda tidak menjadi korban yang selanjutnya.

Beberapa waktu yang lalu terdengar kabar mengenai beredarnya burung jalak putih palsu atau hanya hasil semiran di beberapa daerah.

Dengan begini, para pembeli yang kurang teliti dalam membeli akan tertipu. Dan ternyata burung yang dibeli adalah burung jalak putih palsu.

Para pecinta burung kicau yang tertarik dengan jalak putih itu tanpa ragu akan segera membeli burung jenis ini.

Akan tetapi sesudah dirawat beberapa hari yang akan datang, barulah pembeli tau jika burung itu merupakan jalak nias yang mana bulu-bulunya sudah diwarnai dengan warna putih.

Salah satu tips guna menghindari penipuan itu antara lain belajar mengenali karakter dari masing-masing burung kicauan yang popular tersebut.

Langkah paling sederhana dalam mengenal karakternya yaitu melakukan pengamatan yang lebih cermat lagi.

Dengan melakukan pengamatan yang cermat, kita dapat tau dengan pasti ciri-ciri fisik serta suara kicauan khas dari setiap jenis dari burung kicauan.

Sehingga para pembeli tidak mudah terjebak pada modus penipuan mereka. Berikut ini karakteristik dan ciri jalak putih yang harus anda ketahui.

Burung Jalak Putih

Bagi para pecinta burung kicauan, burung yang satu ini kerap dipakai dalam berbagai perlombaan ataupun hanya sekedar koleksi.

Sebab punya suara yang sangat merdu dan juga punya bulu yang indah. Burung jalak yang terdapat di Indonesia juga punya banyak jenis mulai dari Jalak putih, Jalak Kebo, Jalak suren, Jalak Bali dan lain sebagainya.

Burung ini termasuk burung asli Indonesia yang dapat kita temui di hutan-hutan pada daerah Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Kalimantan, Madura, Sulawesi hingga sampai di Pulau Bali.

Menjadi salah satu burung kicau yang punya suara merdu burung jalak juga terkenal sebagai burung cukup cerewet dan burung ini terus berbunyi sepanjang hari.

Burung Jalak Putih juga memiliki suara yang merdu dan saat ini juga banyak dicari oleh para pecinta burung kicauan.

Untuk mengetahui lebih dalam dari burung jalak putih maka anda harus tau mengenai ciri jalak putih seperti yang berikut ini.

Ciri-Ciri Jalak Putih

Ciri-ciri dari burung jalak putih memang sangatlah mudah untuk dikenali. Antara lain yaitu hampir di sseluruh bagian tubuhnya memiliki warna putih bersih sehingga tampak sangat cantik.

Lalu pada bagian paruh kulit yang ada di sekitar mata, dan kaki memiliki warna kuning gading.

Sedangkan untuk bagian kepala, bagian tenggorokan, pada bagian perut dan juga di bawah ekor memiliki warna yang putih terang.

Warna hitam hanya bisa dijumpai di bagian tengah sayap sampai dengan bagian ujung sayap saja.

Tak hanya itu, pada bagian tengah punggung hingga sampai bagian ekor. Dan bila pada saat burung jalak ini sayapnya sedang dalam keadaan yang tertutup, maka biasanya akan tampak warna putih di bagian ujung sayap yang menempel pada pangkal ekor.

Makanan Jalak Putih

Dalam cara merawat burung jalak putih tidak begitu sulit, sebab makanan utamanya gampang ditemui seperti halnya serangga, biji-bijian dan juga buah-buahan.

Akan tetapi anda juga dapat menambahkan makanan lain yang tentunya bergizi tinggi. Seperti halnya voer, jangkrik dan juga kroto dan tidak lupa diberi buah-buahan serta biji bijian seperti halnya buah pisang dan buah pepaya.

Sedikit tips buat anda yang hendak memelihara indukan dari burung jalak putih ini antara lain yaitu harus memberikan makanan ekstra.

Seperti halnya jangkrik sebanyak 20 ekor pada tiap hari dan juga beberapa makanan tambahan yang lain yang tentunya dapat anda berikan dalam waktu 3 hari sekali.

Jika burung jalak jenis ini udah biasa makan kroto, pada umumnya burung indukan jalak putih itu cukup diberikan dengan 4 sendok makan kroto pada tiap hari atau 3x dalam waktu seminggu.

Keistimewaan Jalak Putih Jantan

Burung jalak putih merupakan jenis burung yang terkenal sangat langka sehingga keberadaan dari burung ini menjadi istimewa.

Habitat dari jenis burung jalak putih tinggal di sekitar rawa-rawa, hutan, dan juga di dataran rendah.

Pada awal mulanya, burung jalak putih ini masih terlihat berterbangan pada area sawah di pedesaan. Akan tetapi karena disebabkan populasinya yang sudah hampir punah itu, maka jalak putih hanya ada tinggal di pedalaman area hutan-hutan yang pastinya sulit untuk dijangkau manusia.

Guna menjaga populasinya yang sudah hampir punah tersebut, burung jalak putih ini masuk pada jenis burung yang keberadaannya telah dilindungi oleh undang-undang.

Jika dibandingkan di pulau Jawa, jenis dari burung jalak putih ini masih berkembang dengan baik di pulau Sumatra dan juga pulau Kalimantan.

Burung jalak putih ini umumnya hidup berkelompok 4 sampai dengan 5 ekor.

Burung jalak putih ini sering sekali terlihat dan bersarang di lubang-lubang pohon tinggi sehingga burung jenis ini sulit untuk ditemukan.

Karakteristik Jalak Putih Jantan

Burung jalak putih punya ukuran tubuh yang bisa dikatakan sedang yaitu dengan ukuran sekitar 20 sampai dengan 25 cm. Jenis burung jalak putih ini memang terlihat sangat gagah.

Paruh dari burung jalak putih ini sangatlah kuat, tajam, dan juga tangguh. Kaki dari dari burung jalak putih itu begitu panjang dan sebanding dengan tubuhnya.

Kualitas dari suara jalak putih jantan merupakan jenis burung yang sangat pandai menirukan suara dari jenis burung lain.

Membedakan ciri khas dari burung jalak putih jantan dan juga betina memang tidaklah mudah.

Meskipun begitu, masing-masing sudah memiliki karakteristik yang bisa kita jadikan pedoman dalam pembedanya.

Burung Jalak putih jantan yang sudah berusia 2 sampai dengan 3 bulan mempunyai tubuh yang lebih besar, kepala yang lebih besar, dan juga postur tubuh yang lebih panjang dan juga tegak jika dibandingkan dengan burung betinanya.

Sedangkan, untuk segi suaranya, apabila jalak putih jantan dipegang maka akan mengeluarkan bunyi ‘kek’. Lalu untuk jalak putih yang betina jika dipegang akan mengeluarkan bunyi ‘kik’.

Tak hanya itu saja, daerah yang ada di sekitar mata jalak putih jantan akan terlihat berwarna lebih kuning jika dibandingkan dengan betinanya.

Pada waktu diloloh, mulut jalak putih jantan juga terlihat lebih lebar dan juga mempunyai warna lebih terlihat kuning.

Membedakan jenis kelamin dari burung jalak putih tersebut memang sangatlah penting untuk dilakukan. Tujuannya untuk melanjutkan pada proses perawatannya supaya bisa cepat gacor.

Karena, suara jalak putih jantan itu terdengar lebih merdu dan indah jika dibandingkan suara dari burung jalak putih yang betina. Suara burung jalak putih yang jantan lebih terdengar ribut dan juga lebih nyaring.

Tinggalkan Komentar