Jenis Burung Hantu Terkecil Paling Menarik Untuk Dipelihara

Burung hantu merupakan burung pemangsa yang aktif berburu di saat malam hari. Dan untuk jenis burung hantu tidak hanya ada satu saja, akan tetapi burung hantu memiliki banyak jenis.

Untuk dari macam jenis burung hantu ini ada yang memiliki ukuran tubuh yang kecil dan ada juga yang memiliki ukuran tubuh yang kecil.

Dan untuk jenis burung hantu terkecil dinamakan burung hantu celepuk. Burung hantu jenis ini merupakan jenis burung hantu asli Indonesia.

Celepuk paling banyak dijumpai pada Pulau Jawa. Burung hantu celepuk juga banyak di cari untuk di perjual belikan. Karena banyak orang yang ingin memelihara jenis burung ini.

Kalau pada waktu zaman dulu itu burung hantu memang ditakuti dan terkesan mistis. Akan tetapi dengan muncul nya film Harry Potter yang memelihara hewan seram berupa burung hantu, banyak anak muda yang mengikuti untuk memelihara burung hantu seperti itu juga. Salah satu alternatif nya antara lain yaitu burung hantu celepuk.

Burung Hantu Terkecil
Burung Hantu Terkecil

Berbeda dengan burung hantu jenis yang lainnya, apabila letak mata pada burung itu di samping, akan tetapi kalau burung hantu ini letak mata nya berada di depan.

Matanya yang tampak bulat besar dan juga berwarna kuning kecoklatan menjadikan burung ini kadang terlihat seram apalagi pada saat malam hari.

Sebab postur burung hantu ini sungguh menggemaskan, jadi banyk sekali orang yang tertarik untuk memelihara burung hnatu terkecil yang lucu ini. Ukuran badan yang kecil menjadi daya tarik tersendiri karena tidak membutuhkan kandang yang besar dalam pemeliharaannya.

Ciri Khas Burung Hantu Celepuk

Ciri Khas Burung Hantu Celepuk
Ciri Khas Burung Hantu Celepuk

Kalau diamati, celepuk reban justru terlihat lucu ketimbang menakutkan. Bisa anda bayangkan. Ukuran tubuhnya yang sangat mungil hanya mempunyai tinggi sekitar 20-21 centimeter.

Jika bagian sayapnya dibentangkan, kurang lebih panjangnya hanya sepanjang 15 centimeter. Beratnya juga begitu ringan hanya sekitar kurang lebih 100 gram. Oleh sebab itu, burung hantu celepuk reban mudah untuk dibawa kemana-mana.

Hanya saja, pada bagian warna tubuhnya cenderung terlihat burik. Dominasi warna bulunya adalah kecoklatan dengan balutan bintik-bintik yang warnanya hitam. Paduan warna bulu masih asik untuk dipandang.

Terkait dengan makanan, burung hantu ini tetap menjadi burung pemakan daging atau bisa disebut karnivora. Jenis makanannya juga tidak sulit didapatkan seperti halnya ulat, daging tikus, jangkrik, dan lain sebagainya.

Perawatannya burung hantu celepuk badan kecil dan lucu ini tidak sesulit merawat burung kicau yang lebih perlu perawatan ekstra.

Habitat dari burung hantu celepuk reban yang ada di Indonesia ini banyak ditemukan di Kalimantan, Jawa, Bali, dan juga di Sumatera. Dia kerap sekali terlihat hingga di pohon yang hidup pada dataran dengan ketinggian hingga

sampai 1.600 di atas permukaan laut. Burung hantu celepuk reban merupakan hewan nocturnal yang lebih suka aktif pada saat malam telah tiba.

Kebiasaan Burung Celepuk

Burung hantu terkecil ini kerap bertengger rendah pada tajuk pohon atau perdu, berbunyi-bunyi dengan memilukan, atau saling bersahutan dengan pasangannya.

Sewaktu-waktu akan terjun menyambar mangsanya pada permukaan tanah atau vegetasi yang semakin rendah. Sering pula berburu bersama bersama dengan anak-anaknya.

Dan setiap bertelur, celepuk menghasilkan kurang lebih 2-3 butir, dengan warna putih, hampir bulat. Yang diletakkan pada sarangnya pada lubang pohon.

Tepatnya di sela pelepah kelapa, atau di rumpun bambu. Di Jawa Barat, celepuk berkembangbiak antara bulan Februari dan juga bulan Juni, di Jawa Tengah antara November dan bulan Januari.

Tinggalkan Komentar