2 Jenis Burung Endemik Pulau Lombok Yang Perlu Anda Tahu

Indonesia sudah diketahui mempunyai beragam jenis burung asli yang tidak bisa ditemukan di negara lain. Bahkan terkadang jenis burung tersebut hanya ada di satu daerah atau hanya ada di satu pulau saja. Misalnya saja burung endemik Pulau Lombok.

Memelihara burung merupakan salah satu tradisi yang dimiliki oleh sebagian warga masyarakat di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hobi, hiburan yang ada pada sela aktivitas harian merupakan alasan utama mereka suka memelihara burung.

Akan tetapi, sebagian besar dari penggemar burung yang ada di pulau ini banyak juga yang ingin belajar memelihara serta berkomunikasi dengan berbagai macam jenis burung disini.

Jenis Burung Endemik Pulau Lombok

Berbagai macam jenis burung menjadi peliharaan untuk sebagian besar penggemar burung yang ada di Lombok. Entah itu jenis burung khas dari Lombok, atau yang berasal dari luar daerah, bahkan burung yang asalnya dari luar negeri. Namun, kali ini akan membahan jenis burung endemik Pulau Lombok.

hbw.com

1. Burung Kacial Lombok

Salah satu jenis burung asli atau burung endemik dari Lombok adalah burung Kacial atau yang juga sering disebut dengan burung Pleci Lombok. Burung ini banyak sekali dijumpai di atas pepohonan yang rindang.

Entah itu yang ada di hutan-hutan yang terdapat di daerah pedesaan. Dan terkadang juga bisa dijumpai di pepohonan yang terdapat pada daerah perkotaan. Misalnya saja seperti di pepohonan kenari yang tumbuh berjejer di Jalan Langko Mataram.

Burung Kacial atau Pleci Lombok itu mempunyai suara yang sangat khas dan juga nyaring. Dengan demikian, jika dijual harganya pun bisa dikatakan cukup mahal. Hal ini juga yang bisa menjadikan burung yang memiliki suara nyaring ini sudah sangat popular di kalangan pecinta burung pleci. Bahkan sudah banyak dipelihara oleh sejumlah kicaumania yang ada di Indonesia.

Akan tetapi, untuk masyarakat Lombok, jenis burung ini memang sudah sering menjadi burung lomba. Sebab, hampir di waktu sore atau di setiap minggu, burung Pleci Lombok ini sering dipelombakan.

Ciri Khas Burung Pleci Kacial Lombok

Burung pleci lombok juga termasuk salah satu jenis burung yang memang masih sulit untuk dikembangbiakkan. Maka dari itu, jika ada jenis burung ini yang bisa ditemukan di berbagai pasar burung, itu berarti merpakan hasil tangkapan dari berbagai hutan atau mungkin diperoleh dari atas pepohonan.

Sedangkan untuk ciri-ciri dari burung Kacial Lombok ini bisa didengar dari suara yang dikeluarkannya, yaitu dengan nada panggilan seperti halnya anak ayam. Ukuran tubuhnya pun juga bisa dikatakan besar jika dibandingkan burung pleci lainnya. Tak hanya itu saja, lingkar kacamata yang terdapat pada burung Kacial Lombok ini juga terlihat menyambung, khususnya pada celah yang menghadap pada bagian paruh.

Perawatan Burung Kacial Lombok

Untuk sekarang ini, burung Pleci Lombok memang semakin populer di kalangan para pecinta burung pleci. Hal ini disebabkan karena suaranya yang khas dan juga terdengar cukup keras. Akan tetapi, untuk masalah perawatan burung ini memerlukan lebih banyak kesabaran dari pada anda memelihara jenis pleci lainnya.

Jika secara teknis, perawatan hariannya mungkin tidak berbeda jauh dengan jenis pleci lainnya. Akan tetapi, sebab ukuran tubuhnya terlihat lebih besar jika dibandingkan dengan jenis pleci yang lain, maka untuk jumlah pakan yang harus dipenuhinya pun juga lebih tinggi.

Apabila anda semunaya memberikan pakan dengan porsi sama dengan jenis burung pleci lainnya, pastinya untuk pertumbuhan badannya bisa menjadi terhambat. Dan semua itu bisa untuk mempengaruhi performa dari suara yang dihasilkannya.

Oleh sebab itu, untuk anda semua pecinta burung pleci yang sering mengeluh mengapa burung Pleci Lombok anda sulit bunyi, sebaiknya anda merubah pola makannya.

Namun jika burung endemik Pulau Lombok ini sudah rajin berbunyi, nantinya burung ini akan bisa berkicau mirip suara ngerol dari burung blackthroat. Dan inilah yang menjadikan burung ini disukai oleh pecinta burung pleci.

Pola Pemberian Pakan

Di dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi, anda semuanya dapat memberikan empat jenis pakan selama dalam perawatan hariannya. Pakan yang harus diberikan diantaranya meliputi pakan kering yaitu berupa voer yang mempunyai kandungan protein tinggi.

Selain itu juga pakan berupa serangga kecil seperti halnya ulat hongkong yang berwarna putih atau jangkrik yang ukurannya kecil. Bisa juga anda berikan pakan berupa buah-buahan, dan nektar buatan yang bisa anda buat dengan mudah.

Banyak pemelihara yang kurang begitu teliti dalam memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada burung. Sebab, sebagian mereka menyangka jika vitamin dan mineral itu sudah bisa tercukupi melalui pemberian pakan.

Namun, yang diperlukan disini yaitu semua kandungan gizi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Dari mulai energi metabolisme, karbohidrat, kebutuhan protein, lemak, serat kasar, dan juga seluruh jenis vitamin serta mineral. Jika persediaan pakan yang ada di alam bebasbekum bisa mencukupi, biasanya burung ini akan mengalamikekurangan nutrisi.

2. Celepuk Rinjani

Nah, untuk jenis burung endemik pulau Lombok selanjutnya nyaitu burung Celepuk Rinjani. Celepuk Rinjani (Otus jolanodea) merupakan jenis burung celepuk yang hanya ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara saja.

Celepuk ini merupakan jenis burung endemik dari Pulau Lombok yang pertama kali dijumpai pada saat bulan September 2003. Kemudian, secara resmi teridentifikasi yaitu pada tahun 2013. Untuk nama burung ini diambil dari Gunung Rinjani, yaitu gunung yang ada di pulau tersebut.

Ciri Khas Burung Celepuk Rinjani

Ukuran burung Celepuk Rinjani sedang, yaitu sekitar 22 sampai dengan 23 cm. Celepuk ini juga baru siakui sebagai spesies baru di tahun 2013. Tubuh bagian atas sebagian besar berwarna coklat. Sedangkan, untuk bagian ekor atas sedikit lebih pucat dari pada dengan punggung dan tunggir.

Skapular berpita dengan warna putih, bulu primer terlihat bergaris-garis putih lebar disertai dengan garis coklat yang lebih sempit. Selanjutnya untuk bulu mahkota serta bagian telinga berwarna zaitun dengan garis coklat gelap lebar. Bagian matanya berwarna kuning emas, paruh coklat kehitaman.

id.wikipedia.org

Lalu, untuk bagian dahi, dagu serta tengorokan putih tampak bergaris-garis coklat. Tubuh yang ada pada bagian bawah coklat serta putih di beberapa bagian. Lalu untuk pangkal hingga ujung kaki berbulu, terkecuali di bagian cakar yang berwarna gelap.

Habitat dan Kebiasaan

Burung ini bisa dijumpai hampir di semua kawasan berhutan di Pulau Lombok bagian utara. Yaitu mulai dari dataran rendah hingga pada ketinggian 1350m. Burung ini juga masih bisa dijumpai pada hutan sekunder.

Burung Celepuk Rinjani ini ditetapkan sebagai jenis baru burung khas/endemik Pulau Lombok pertama yang sudah diketahui keberadaannya. Penemuan ini juga bisa membuka peluang ditemukannya jenis burung baru lain yang ada di Indonesia.

Penemuan ini juga bisa menyadarkan betapa pentingnya konservasi alam, khususnya ekosistem hutan alam. Kehidupan burung ini juga bergantung pada hutan alam. Jadi, Celepuk Rinjani hanya bisa bertahan hidup apabila hutan alam yang ada di Lombok terjaga kelestariannya.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.

Tinggalkan Komentar