Tips Perawatan Burung Ciblek Hasil Tangkapan Liar Hasil Tangkapan

Burung Ciblek
Burung Ciblek

Tips Perawatan Burung Ciblek Hasil Tangkapan

Para pencinta burung peliharaan biasanya mendapatkan burung Ciblek dengan cara membeli atau menangkapnya dari alam liar.

Namun, masalah yang sering terjadi pada burung Ciblek hasil tangkapan adalah tingkat kematiannya yang tinggi.

Burung Ciblek yang berasal dari alam agak sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Hal tersebut mengakibatkan stres berat dan meningkatkan risiko matinya burung tangkapan.

Sebagai pecinta burung, kita tentunya tidak akan membiarkan hal ini terjadi.

Kita ingin Ciblek hasil tangkapan liar, bisa hidup dan makan seperti kebanyakan burung kicau lainnya.

Pastikan Anda memilih Ciblek yang sehat dan lincah

Jika ingin memelihara burung Ciblek liar terutama jika membelinya di pasar burung, pastikan Anda memilih Ciblek yang sehat dan lincah. Setelah itu, lakukan tips berikut ini untuk perawatannya:

01. Langkah pertama perawatan pada Ciblek liar adalah mengenalkan Ciblek dengan lingkungan barunya atau sangkar. Ciblek bisa dimasukan ke dalam sangkar dan dibiarkan selama 3 hari di tempat yang sepi. Sebagian penggemar burung peliharaan menyarankan agar sangkar Ciblek ditutup terlebih dahulu dengan kertas atau koran (ketiga sisinya, kecuali bagian pintu). Beri makan Ciblek dengan pakan kroto segar tanpa campuran voer terlebih dahulu.

02. Pada hari ke-4 setelah Ciblek dirasa telah cukup beradaptasi dan kenal dengan sangkarnya, Ciblek mulai bisa diiberi pakan dengan campuran voer halus dan kroto. Campurkan voer secara bertahap terlebih dahulu dengan perbandingan voer:kroto 25:75, 50:50, 75:25, dan terakhir 100%. Perubahan campuran kroto dan voer ini dilakukan setiap 3 hari.

03. Ciblek adalah pemakan serangga, maka tambahkan jangkrik kecil sebanyak 2 ekor pada setiap pagi dan sore. Bisa juga diberikan selingan extra fooding (EF) berupa ulat hongkong dan kroto.

04. Setelah dirasa sudah mampu beradaptasi dengan baik, kita dapat melepaskan penutup sangkar dan mulai menggantungkannya di tempat yang ramai (tempat biasa orang lewat). Hal ini dilakukan agar Ciblek terbiasa dengan manusia, sehingga jinak nantinya. Agar proses adaptasinya lebih optimal, pertama gantungkan sangkar Ciblek di tempat yang tinggi, lalu secara bertahap pindahkan ke tempat yang lebih rendah.

05. Perawatan biasanya memerlukan waktu sekitar 3-4 bulan agar Ciblek mulai bersuara. Jangan lupa berikan pakan tambahan pada Ciblek berupa kroto, jangkrik kecil, atau ulat hongkong (diseling saja).

Nah, begitulah tips perawatan Ciblek liar hasil tangkapan, semoga bermanfaat dan Ciblek tangkapan para penggemar burung semua dapat selamat dari risiko kematian karena stress dan tidak mau makan ya.

Tinggalkan Komentar