Cara Merawat Burung Baru agar Kerasan di Rumah

Tidak hanya manusia yang membutuhkan proses adaptasi, burung juga perlu menyesuaikan diri dengan ‘rumah’ barunya. Jika baru dibeli dan dipindah ke rumah pemilik baru, burung sering kali berhenti berkicau. Untuk mengatasinya, dibutuhkan cara merawat burung baru yang tepat, seperti berikut ini:

  1. Memahami perlakuan oleh pemilik sebelumnya
blackbird – pixabay.com

Sebelum memutuskan membawa pulang burung baru, ada baiknya kicau mania menanyakan perlakuan pemilik lama kepada si burung. Perlakuan meliputi bagaimana pemilik lama berinteraksi dengan si burung, jadwal, dan jenis makanan dan minum yang diberikan pemilik lama. Selain itu, pertanyaan seputar kebiasaan burung juga perlu ditanyakan agar kicau mania semakin mengenal peliharaan barunya.

Ketika pemilik baru memperlakukan burung dengan cara yang sama seperti pemilik lama, burung akan merasa lebih nyaman. Burung tidak perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, hanya tempat dan pemilik baru saja. Burung pun akan lebih cepat percaya pada pemilik baru.

2.  Tidak perlu buru-buru mengganti sangkar

Sangkar Burung – pixabay.com

Saat membeli burung, sudah wajar kalau kicau mania ingin menggunakan sangkar baru. Niatnya memang baik, yaitu untuk memberikan tempat tinggal senyaman mungkin bagi peliharaan. Namun, burung baru butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Sangkar dan wadah makanan yang biasa digunakan membuatnya merasa lebih nyaman saat proses penyesuaian diri tersebut.

Sangkar lama dapat terus digunakan asalkan selalu dibersihkan minimal seminggu sekali. Setelah satu bulan, ketika burung sudah terbiasa dengan pemilik dan lingkungan barunya, sangkar lama baru boleh diganti dengan yang baru.

3. Menjaga lingkungan tetap tenang

Sangkar Burung – pixabay.com

Sangkar burung yang baru dipindah dari tempat lama sebaiknya digantung di tempat yang cukup sepi. Kegaduhan membuat burung takut dan gelisah di lingkungan barunya. Daripada menggantungnya di teras rumah yang sering dilewati orang, ada baiknya sangkar digantung di belakang rumah. Menjaga burung berada di lingkungan tenang akan membantu prosesnya beradaptasi.

Cara lainnya adalah dengan menutupi sangkar menggunakan kain. Kain kerodong yang berkualitas lumayan dan berharga terjangkau dibuat menggunakan bahan katun atau rayon. Kedua jenis bahan mudah menyerap air, serta dapat menyesuaikan suhu di dalam sangkar dengan suhu di luar.

Kerodong dapat menjaga burung dari gangguan dari luar, seperti serangga beracun, cuaca tidak menentu, dan keramaian yang dapat menyebabkan burung stres. Bagi burung baru, penggunaan kerodong membantu burung cepat melupakan lingkungan lamanya.

4. Memanjakan burung dengan makanan

Nuthatch Dada-Putih -Pixabay.com

Saat merawat burung baru, Anda boleh memberinya makanan bernutrisi. Nutrisi yang harus ada dalam makanan burung meliputi karbohidrat, protein, lemak, mineral, asam amino, dan vitamin. Burung memerlukan nutrisi seimbang agar lebih kuat dan terhindar dari stres.

Ketika pemilik baru memperlakukan burung dengan cara yang sama seperti pemilik lama, burung akan merasa lebih nyaman. Burung tidak perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, hanya tempat dan pemilik baru saja. Burung pun akan lebih cepat percaya pada pemilik baru.

Ketika baru sampai ke rumah pemilik baru, burung boleh diberi makan agak berlebihan. Tujuannya untuk memanjakan burung. Semacam ucapan “selamat datang” yang bertujuan untuk membuat burung lebih cepat merasa kerasan di tempat baru. Setelah beberapa hari burung tinggal di rumah pemilik baru, pemberian makan diubah menjadi normal dan rutin seperti seharusnya.

5. Tanda kalau burung baru sudah nyaman di lingkungan baru

Sangkar Burung – Pixabay.com

Untuk mengetahui kapan apakah burung sudah merasa nyaman, kicau mania perlu mengamati gerak-gerik burung tersebut. Burung yang sudah kerasan di lingkungan baru biasanya akan berkicau begitu ia melihat pemilik barunya. Ketika pemilik mengulurkan tangan, burung akan mendekat ke arah tangannya. Burung pun akan unjuk diri dengan melakukan apa saja untuk menarik perhatian pemilik barunya.

Sudah mengamati apakah burung baru Anda sudah kerasan atau belum?

Tinggalkan Komentar