5 Jenis Penyakit Mata pada Burung Yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit mata pada burung peliharaan ternyata dapat mengakibatkan berbagai kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup burung peliharaan. Khususnya pada saat akan mengambil pakanan dan air minum.


burung.web.id

Selain itu, penyakit mata juga dapat menimbulkan rasa sakit. Sehingga akan berpengaruh terhadap keadaan fisik serta mentalnya secara keseluruhan. Dengan demikian, burung peliharaan menjadi malas bunyi, bahkan juga dapat macet atau berhenti berkicau.

Dampak yang terparah jika penyakit mata itu karena virus atau bakteri, akibatnya bisa menurunkan keadaan kesehatannya. Bahkan dapat berujung pada kematian.

Jenis Penyakit Mata pada Burung

Penyakit mata yang menyerang burung kicauan ternyata ada berbagai macam jenis. Berikut ini akan dijelaskan mengenai jenisnya, gejala, dan juga cara pengobatan.

1. Konjungtivitis

Konjungtivitis ini termasuk jenis penyakit mata yang kerap menyerang pada bagian mata pada burung peliharaan. Penyakit ini dikarenakan bakteri dan harus segera ditangani karena dapat menyebabkan photosensitivity. Mata juga bisa sensitif pada cahaya.

Oleh sebab itu, burung peliharaan terus menghindari cahaya. Tak hanya itu saja, masalah yang cukup serius dapat terjadi apabila burung peliharaan terlalu lama berada di bawah terik matahari.

Penyakit ini bisa mengakibatkan kelopak mata burung peliharaan menjadi merah serta membengkak. Untuk pengobatannya bisa menggunakan daun kitolod.

2. Uveitis

Uveitis merupakan peradangan atau iritasi pada uvea, yakni lapisan pembuluh darah pada bagian bola mata burung peliharaan yang ada antara retina serta sklera. Penyakit mata ini juga kerap terjadi. Sebab, penyakit mata internal lainnya yang dialami oleh burung peliharaan

Gejala yang terjadi biasanya berupa nyeri pada mata, sensitif pada cahaya, dan mata jadi buram. Jika dibiarkan atau tidak segera ditangani, bisa jadi mengalami katarak. Untuk mengobatinya biasanya dengan obat yang mengandung antibiotik dosis tinggi.

3. Katarak

Kemunculan katarak kerap terlihat dengan adanya satu titik putih pada bagian mata burung peliharaan. Selanjutnya dalam waktu tidak terlalu lama, titik putih itu bisa menjadi melebar. Yang mana bisa mengakibatkan sistem penglihatan burung peliharaan menjadi buram dan tidak fokus.

burungnya.com

Pada umumnya katarak bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya kekurangan vitamin E, infeksi pada mata Encephalomyelitis, atau sering terkena paparan cahaya terus menerus.

Katarak pada burung peliharaan pengobatannya bisa dilakukan dengan bahan alami. Diantaranya ditetesi daun kitolod. Akan tetapi apabila katarak sudah parah harus dilakukan tindakan operasi.

4. Marek

Penyakit mata marek atau Marek’s Disease (MD) ini termasuk penyakit mata pada burung yang disebabkan infeksi pada mata virus. Tanda penyakit ini yaitu dengan pupil mata menjadi tidak beraturan, kebutaan, serta berkembang menjadi kanker.

Burung yang terserang marek akan diberi vaksinasi dalam mencegah penyakit mata. Namun, untuk burung peliharaan yang telah terkena infeksi pada mata virus ini cenderung tidak dapat disembuhkan.

5. Avian pox

Avian pox ini merupakan jenis penyakit yang biasa disebut dengan cacar burung peliharaan. Yang mana merupakan jenis penyakit mata lain yang biasa dijumpai pada burung peliharaan dan burung peliharaan. Penyakit mata ini datang sebab infeksi yang ada pada mata serta virus.

Gejala yang muncul diantaranya yaitu berupa pembengkakan yang ada di bagian kelopak mata burung peliharaan dengan keadaan seperti melepuh. Selai itu juga hilangnya sebagian sistem penglihatan maupun total.

Bola mata dari burung kicauan tersebut biasanya juga tidak terpengaruh oleh infeksi pada mata ini. Serta sistem penglihatan burung peliharaan ini bisa kembali normal sesudah diberikan cara untuk mengobati secara tepat.

Avian pox bisa diatasi dengan memggunakan obat berupa tetes mata yang mengandung antibiotik yang dapat membunuh virus penyebabnya. Akan tetapi, apabila terjadi infeksi, sebaiknya dilakukan tindakan oleh dokter hewan guna menyembuhkan infeksi tersebut.