Contoh Konstruksi Kandang Penangkaran Untuk Ternak Burung Jalak Suren

Ingin membuat kandang untuk ternak burung jalak suren ? Tapi tidak tahu atau belum pernah melihat bagaimana model dan bentuk dari konstruksinya ?

Pada dasarnya kandang untuk ternak burung jalak suren sama seperti kandang untuk ternak burung murai batu, cucak rawa maupun kacer. Tapi jika ada yang belum tahu, bisa di lihat keterangan berikut mungkin bisa di jadikan gambaran awal.

Contoh, di ambil dari kandang punya bapak ? he he ....

Ini ! Satu-satu, peretelan-peretelan, potongan-potongan atau bagian-bagiannya. Komplit dari bawah sampai atas, luar sampai dalam.



1. Dasaran atau Lantai

jalak suren

Dasaran terbuat dari tanah biasa. Alternatif yang lain bisa memakai pasir atau sejenisnya, atau bisa juga di tutup memakai plesteran pc. Kalau pakai plesteran dan di bikin lantai, kandang mudah untuk di bersihkan. Tentunya di bikin tambahan saluran khusus untuk membuang kotorannya, misal selokan kecil. Nanti tinggal di siram pakai air, jadi kotorannya langsung bersih.


2. Alas Penyangga Rangka Kandang

jalak suren

Di buat dari pasangan batu bata biar awet. Tujuannya memakai alas rangka adalah supaya bagian rangka paling bawah awet. Kalau tidak di beri alas kadang lembap atau basah kena air, jadi cepat keropos. Alternatif lain ? Bisa di modifikasi sendiri.


3. Pembatas Utama Kandang

jalak suren

Pembatas utama atau sekeliling, memakai kawat strimin. Rangka dari kayu diameter campuran, ada yang 2x3 3x3 dan 3x4 cm. Pelipit atau penjepitnya memakai bilah bambu. Alternatif lain ? Sesuaikan dana ? Di toko material bahan komplit.


4. Pembatas Antar Kandang

jalak suren

Jika kandang lebih dari satu dan konstruksinya di buat berderet, sebaiknya di beri pembatas. Yang fungsi utamanya untuk membatasi pandangan burung di kandang yang satu dengan burung di kandang sebelahnya.

Kalau burung baru jodoh bisa hancur ? Kalau indukan sedang mengeram bisa terganggu oleh burung sebelah, ujung-ujungnya telor tidak menetas.

Bahan dari karpet talang atau karpet genting dan eternit. Alternatif lain ? Bisa di modifikasi sendiri.


5. Lebar dan Tinggi Kandang

  jalak suren  

jalak suren

Lebar campuran, ada yang 100x100 100x120 100x150 cm. Tinggi rata-rata sama, yaitu 2 meter.

Tips ! ?/¿
- Makin luas makin baik, makin tinggi makin baik. Burung ruang geraknya luas.
- Kalau tempat minim, lebar sesuaikan tempat. Sebisa mungkin minimal ukuran 80x80 cm.
- Tinggi sesuaikan tempat. Tapi sebaiknya kalau ruang longgar, maksimal tinggi di buat setinggi jangkauan tangan. Agar tidak kesulitan jika suatu saat ada keperluan untuk menangkap burung. Entah pindah kandang, di jual atau yang lainnya.


6. Ukuran Pintu Utama dan Pintu Makanan

  jalak suren 

 jalak suren

Pintu utama rata-rata berukuran 40x50 dan 50x70 cm. Pintu makanan sekitar 10x12 dan 10x15 cm. Alternatif ? Bisa di modifikasi.

Biasanya pintu utama di buka jika si pemilik mau masuk kandang dan menangkap burung. Yang lain adalah saat mengganti air tempat mandi dan minum burung. Posisi biasanya di bawah, pas di atas landasan rangka.

Pintu makanan cuma di buka saat mengganti atau memberi makanan saja. Letak biasanya setengah dari tinggi kandang dan terletak di bagian muka kandang.

Alternatif ? Bisa di modifikasi.


7. Tempat Makan, Minum dan Mandi

  jalak suren  

jalak suren

Untuk tempat makanan, minum dan mandi pilih sesuai selera saja. Di kios burung biasanya tersedia. Tempat minum dan mandi biasanya jadi satu dan di letakkan di dasar atau lantai kandang. Sebaiknya pilih yang bisa menampung air agak banyak, di gambar ukuran sekitar 25 cm untuk diameter dan tinggi sekitar 10 cm.


8. Tempat Bertengger

jalak suren

Tempat bertengger di buat dari potongan cabang pohon yang di kreasi sendiri. Alternatif lain ? Bahan dan letaknya bisa di modifikasi sendiri.


9. Ukuran Kotak dan Bahan Sarang

  jalak suren  

jalak suren

Ukuran kotak 20x40 cm, di dalam terbagi jadi dua ruang masing-masing ukuran 20x20 cm. Ruang bagian dalam tempat burung mengerami telur. Ruang kedua dekat pintu, tempat keluar masuk burung. Bahan dari papan kayu sengon atau randu, biasanya di konstruksi bangunan di gunakan sebagai papan cor. Di toko material biasanya jual. Alternatif ada ? Bisa di modifikasi sendiri.

Bahan sarang dari daun cemara jawa, yang sudah kering. Alternatif bisa memakai batang padi yang kering, bisa juga pakai limbah serbuk gergaji kayu atau sejenisnya.



Saya rasa sudah semuanya, sudah komplit. Bila ada yang kurang jelas atau yang terlewatkan ? Atau ada pertanyaan ? Bisa tinggalkan komentar di bawah. Nanti artikel bisa di edit dan di tambah atau di jawab langsung di bagian komentar.

Jika foto terlalu kecil, bisa di lihat foto ukuran aslinya di album foto picasaweb atau album foto di profil google+ dan klik disini untuk melihat versi videonya di youtube. Dan untuk harga burung klik disini, Daftar Harga Burung Terbaru.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar